Kehidupan seorang anak manusia yang tidak biasa dan penuh keganjilan dunia yang misterius.
Tampilkan postingan dengan label Kisah Nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Nyata. Tampilkan semua postingan
Selasa, 14 Juni 2011
That Day I said All, He said All Too
Saya mau cerita tentang satu hari itu.
Satu hari yang sangat melelahkan.
Penyakit bulanan, sibuk, stres, masalah bertumpuk, dan... BAM-saya meledak.
Di hari itu saya berlari, menghirup rokok, dan hp di tangan.
Iseng, saya mengutak-atik hp.
BBM, Twitter, Inbox SMS, Kontak telpon, lalu namanya.
Nama seseorang yang menggaungkan nada kenangan.
Dan kata-kata berikut ini yang akan muncul di kepala saya,
"Brilliant, smart, short (lols), kind, humble...."
Jelas, saya jadi sangat merindukannya.
Karakter dia menyadarkan saya akan kaum adam lain yang sangat menyedihkan.
Dia jelas-jelas tidak seperti kaum adam tipikal.
Tiap detil dirinya membuat saya berpikir, kenapa tidak semua kaum adam seperti dia?
Saya selama ini selalu toleransi dengan sikap kaum adam.
Saya selalu diam, mendengarkan dengan sabar, berusaha mengerti, karena saya pikir bahwa semua kaum adam bersikap seperti itu dan saya tidak boleh menyalahkan mereka.
Tapi, dia membuat saya berpikir kalau tidak semua kaum adam sebrengsek yang saya kira.
Dan sikap mereka yang menyebalkan bukanlah karena kesalahan saya, tapi karena mereka sendiri.
Saya benar-benar tak tahan ingin meledak saat mengingat dia yang saya sukai.
Dan saya mencari Sang Adam tipikal yang bisa saya temukan saat itu. Sang Adam yang menyebalkan.
Dan saya menemukan salah satu adam yang saya benci.
Si mata sipit dengan raut muka sedingin es kutub utara.
Saya bilang kata-kata seperti,
"...benci..."
"...menyedihkan..."
"tukang ngeluh"
"sok tahu"
Sebenarnya, hari itu saya tidak ada masalah apa-apa dengan si mata sipit, tapi saat itu saya sedang ingin mencaci maki semua kaum adam tipikal yang menyebalkan, dan dialah orang tidak beruntung yang bertemu dengan saya di saat yang salah.
Maka, saya yang sedang kesal, menumpahkan amarah, kekesalan pada si mata sipit, orang yang selama ini saya benci.
Orang itu tidak pernah menghargai saya, tapi selama ini saya selalu baik padanya.
Orang itu selalu melabeli saya dan menghina saya, tapi saya tidak pernah menghina balik dirinya.
Orang itu selalu mengacuhkan saya, seolah-olah saya ini angin atau kabut.
Orang itu selalu menceramahi saya dan ujung-ujungnya malah merendahkan saya.
Dia selalu bertingkah seakan dirinya Superhero yang memiliki kisah hidup menakjubkan bak sinetron murahan menurut saya.
Jadi, hari itu saya bilang pada si mata sipit kalau dia itu jenis pria yang tidak perlu saya hormati lagi.
Saya bilang, mulai hari itu dia tidak perlu bicara lagi pada saya, apalagi bicara tentang hal yang berkaitan dengan saya.
Saya bilang, saya sangat benci dia.
Waktu berjalan sangat lambat sewaktu saya berhenti berkata-kata.
Lalu tiba saatnya dia kemudian berkata-kata.
Dia bilang dia sengaja begitu.
Dia sadar kalau dulu kami sangat dekat dan dia sengaja membuat jarak.
Dia bilang, dia juga benci saya karena dulu di saat dia butuh saya, saya tidak ada buatnya.
Dia bilang, dia benci saya karena saya hanya datang padanya ketika saya hanya ada perlu dengannya.
Dia bilang, dia kemudian bertekad menjadi orang yang saya benci karena dia mulai menyukai saya, padahal dia sudah mempunyai seseorang yang istimewa di sampingnya.
Saya kaget.
INI BUKAN FILM ATAUPUN NOVEL.
Tapi, bagaimana bisa orang yang saya benci ternyata malah menyukai saya?
Saya tertawa keras-keras.
Terus-terusan saya tanya ke dia, "Kamu suka saya? Kamu?"
Sambil tertawa nyaris guling-guling di atas lantai.
Dia pun kesal dan kemudian pergi begitu saja.
Saya sungguh tidak bisa berkata apa-apa padanya, kecuali suara tawa yang membahana.
Saya tidak menyangka orang yang sangat menyebalkan seperti dia, yang selalu menghina-hina saya dan selalu merendahkan saya, ternyata dia menyukai saya.
Dan sungguh. Saya bersyukur dia pergi begitu saja setelah mengatakan perasaannya.
Kalau dia menuntut tanggapan saya atas perasaan dia, saya cuman akan mengatakan kata-kata yang menyakitkan.
Karena saya benar-benar tidak ada perasaan padanya.
Kalaupun dia memiliki perasaan yang serius pada saya, dia seharusnya memutuskan hubungannya dan mulai mendekati saya, bukannya malah membuat saya membencinya agar perasaan dia menghilang.
Tapi, entahlah.
Sejak saat itu, saya tidak bisa bertahan untuk tersenyum lebar seperti orang gila.
Dia suka saya?
Oh God, yang benar saja.
Setahu saya, he's so into Physical banget.
And I'm quite far from his Physical's requirement.
His fiancee is so much pretty, while I'm fat and I'm nothing like his fiancee.
Deep down in my heart, saya ngerasa...
Meski sekalipun dia memutuskan hubungan dengan tunangannya, dan kemudian dia mendekati saya, dia tetap tidak akan bisa mendapatkan hati saya.
But instead, saya hanya akan mempermainkannya seperti yoyo.
Maju dan mundur tak jelas.
Saya butuh dia, tapi saya tak cinta dia.
Saya tidak mau terlalu dekat dengannya, tapi juga tidak mau melepaskan dia.
Setidaknya begitu perasaan saya ketika saya masih dekat dengannya dulu.
Sebelum saya membenci dia dan dia mulai bertingkah sangat menyebalkan.
So, begini lebih baik.
Jauh lebih baik.
Kamis, 14 April 2011
Salah Paham dan Tertipu
Pikiran dan persepsi orang lain mengenai sesuatu hal bisa berbeda-beda. Seringkali hanya karena masalah ini, malah jadi pertengkaran besar yang melibatkan banyak orang.
Sebagai contoh, gw mo tanya gambar di bawah ini. Menurut anda, cewek di bawah ini telanjang nggak?
Bagaimana? Udah diteliti secara detil? Apakah cewek di tengah betulan telanjang atau tidak?
Jawabannya, tidak. Tubuh cewek yang di tengah ditutupi oleh lengan berlemak cewek yang di depannya. Nggak nyangka kan' kalo foto bisa membuat ilusi optik yang bisa menipu mata kita?!
Di dalam hidup juga bisa sering loh menemukan hal yang serupa. Kita semua bisa tertipu walau sepintar apapun kita.
Kalau di dalam kehidupan nyata gw yang sekarang, gw udah tertipu berkali-kali. Walau gw punya insting kuat sekalipun untuk mengenali kepalsuan seseorang, tapi tetap aja gw ketipu. Soalnya, gw ngga suka berpikiran negatif tentang orang lain. Gw udah pernah bilang kan' sebelumnya? Kalaupun gw berpikiran negatif tentang orang lain, gw pasti akan tanya blak-blakkan untuk mengubur kecurigaan gw. Emang sih' nggak semua orang suka cara ini dan pada akhirnya karena gw ngga suka nyakitin perasaan orang, gw diam-diam aja. Persis kek yang gw lakuin ama teman gw berinisial E.S.
Gw kira dia orang yang bisa dipercaya. Ya dia memang pembohong ulung, tapi bukan berarti dia orang jahat. Begitulah pikiran gw selama ini hingga gw ceritain semua rahasia gw, aib, kehidupan cinta, orang-orang yang pernah ada di hidup gw, bahkan gw nggak segan-segan meminjamkan hape kesayangan gw yang merupakan hadiah surprise dari papa. Bayangkan, gw kasih hape yang paling bagus sama dia, bukan hape ecek-ecek buatan Cina yang setahun langsung benyek kek mencret. Terus terang, hape itu berharga banget buat gw. Bukan masalah materinya, tapi setiap gw ngelihat hape itu, gw langsung keingat papa gw yang udah baik banget ama gw kalo lagi kesel banget ama dia. Sedih kalo ngga ada hape itu di samping ane. Hiks.
Gw juga nggak segan-segan bayarin E.S setiap kita jalan atau nongkrong. Yah, ngga semuanya sih. Tapi sekitar 98% semua biaya gw yang tanggung kalo kita berdua jalan. Dan itu selalu. Dan iya, kita sering banget jalan. Gila, berapa tuh semuanya kalo dijumlah wakakakak. Auk lah, gw kagak ngurus yang beginian sih. Tapi, gw sakit banget setelah tahu kulit asli orang itu.
Ternyata, selama ini gw selalu dijelek-jelekkin di belakang gw. Oke, ngga apa-apa kalo masalah ini. Gw sering banget hadapin 'Muka Dua'. Tapi, yang buat kecewa, sedih dan kesal, dia banyak bohong ama gw. Dan salah satu kebohongannya menyeret seorang cowok yang gw sukain sampe gw merendahkan diri di depannya karena kebohongan E.S brengsek. Rumit kalo diceritain. Jadi, gw cuma akan cerita begini aja.
Beberapa hari kemudian, gw dikasih tahu fakta baru. Si E.S selama ini suka bilang-bilang ke semua orang mengenai rahasia, aib, dan semua kehidupan pribadi gw yang membuat nama gw jelek. Ternyata, dia juga biangnya yang mendesain kebohongan sempurna sampai-sampai ada orang nganggap gw 'ayam yang perlu digaruk', ngajak gw ke hotel segala dan selalu ngejek-ngejek gw dengan lelucon nafsu berahi najis.
Ditambah lagi, hape kesayangan gw, katanya, selalu jatuh karena dia ngga pernah bener jaga hapenya. Bahkan, dia sudah menjual hapeku sama temannya.
Gw juga sedih banget dengar pengakuan temannya. Gw kira dia orang yang apa adanya. Mau miskin kek, mau kaya kek. Mau punya gedong tingkat seribu ato rumah gubuk 4L (4L= Lo Lagi Lo Lagi), yang penting jujur dengan keadaannya. Toh kaya dan miskin sama aja asal ngga ada kepalsuan di dalam dirinya. Gw kira dia orang seperti itu, dan gw senang banget dengan orang yang apa adanya. Tapi nyatanya, dia nyimpan kegelapan di dalam hatinya. Dia bohong mengenai dirinya. Katanya, dia selalu iri dengan gw, dan setidaknya di dalam pikiran gw, dia selalu berusaha membuktikan dirinya lebih dari gw. Gw sedih banget pas tahu kalao dia melakukannya nggak setengah-setengah, soalnya sampe membuat orang lain menderita habis-habisan cuma karena ingin 'mengalahkan' gw. Dia sampe tega membuat orang lain menangis darah dan bercucuran keringat cuman karena alasan itu.
Ditambah lagi, hape kesayanganku dibilang properti sah miliknya yang dibeli dari keringatnya sendiri.
Ya ampun, kok gw bisa kenal orang macam ini sih?
Kok bisa dia jadi sahabatku sih?
Kok bisa?
Duh, sakit banget hati gw.....
Sebagai contoh, gw mo tanya gambar di bawah ini. Menurut anda, cewek di bawah ini telanjang nggak?
Bagaimana? Udah diteliti secara detil? Apakah cewek di tengah betulan telanjang atau tidak?
Jawabannya, tidak. Tubuh cewek yang di tengah ditutupi oleh lengan berlemak cewek yang di depannya. Nggak nyangka kan' kalo foto bisa membuat ilusi optik yang bisa menipu mata kita?!
Di dalam hidup juga bisa sering loh menemukan hal yang serupa. Kita semua bisa tertipu walau sepintar apapun kita.
Kalau di dalam kehidupan nyata gw yang sekarang, gw udah tertipu berkali-kali. Walau gw punya insting kuat sekalipun untuk mengenali kepalsuan seseorang, tapi tetap aja gw ketipu. Soalnya, gw ngga suka berpikiran negatif tentang orang lain. Gw udah pernah bilang kan' sebelumnya? Kalaupun gw berpikiran negatif tentang orang lain, gw pasti akan tanya blak-blakkan untuk mengubur kecurigaan gw. Emang sih' nggak semua orang suka cara ini dan pada akhirnya karena gw ngga suka nyakitin perasaan orang, gw diam-diam aja. Persis kek yang gw lakuin ama teman gw berinisial E.S.
Gw kira dia orang yang bisa dipercaya. Ya dia memang pembohong ulung, tapi bukan berarti dia orang jahat. Begitulah pikiran gw selama ini hingga gw ceritain semua rahasia gw, aib, kehidupan cinta, orang-orang yang pernah ada di hidup gw, bahkan gw nggak segan-segan meminjamkan hape kesayangan gw yang merupakan hadiah surprise dari papa. Bayangkan, gw kasih hape yang paling bagus sama dia, bukan hape ecek-ecek buatan Cina yang setahun langsung benyek kek mencret. Terus terang, hape itu berharga banget buat gw. Bukan masalah materinya, tapi setiap gw ngelihat hape itu, gw langsung keingat papa gw yang udah baik banget ama gw kalo lagi kesel banget ama dia. Sedih kalo ngga ada hape itu di samping ane. Hiks.
Gw juga nggak segan-segan bayarin E.S setiap kita jalan atau nongkrong. Yah, ngga semuanya sih. Tapi sekitar 98% semua biaya gw yang tanggung kalo kita berdua jalan. Dan itu selalu. Dan iya, kita sering banget jalan. Gila, berapa tuh semuanya kalo dijumlah wakakakak. Auk lah, gw kagak ngurus yang beginian sih. Tapi, gw sakit banget setelah tahu kulit asli orang itu.
Ternyata, selama ini gw selalu dijelek-jelekkin di belakang gw. Oke, ngga apa-apa kalo masalah ini. Gw sering banget hadapin 'Muka Dua'. Tapi, yang buat kecewa, sedih dan kesal, dia banyak bohong ama gw. Dan salah satu kebohongannya menyeret seorang cowok yang gw sukain sampe gw merendahkan diri di depannya karena kebohongan E.S brengsek. Rumit kalo diceritain. Jadi, gw cuma akan cerita begini aja.
Beberapa hari kemudian, gw dikasih tahu fakta baru. Si E.S selama ini suka bilang-bilang ke semua orang mengenai rahasia, aib, dan semua kehidupan pribadi gw yang membuat nama gw jelek. Ternyata, dia juga biangnya yang mendesain kebohongan sempurna sampai-sampai ada orang nganggap gw 'ayam yang perlu digaruk', ngajak gw ke hotel segala dan selalu ngejek-ngejek gw dengan lelucon nafsu berahi najis.
Ditambah lagi, hape kesayangan gw, katanya, selalu jatuh karena dia ngga pernah bener jaga hapenya. Bahkan, dia sudah menjual hapeku sama temannya.
Gw juga sedih banget dengar pengakuan temannya. Gw kira dia orang yang apa adanya. Mau miskin kek, mau kaya kek. Mau punya gedong tingkat seribu ato rumah gubuk 4L (4L= Lo Lagi Lo Lagi), yang penting jujur dengan keadaannya. Toh kaya dan miskin sama aja asal ngga ada kepalsuan di dalam dirinya. Gw kira dia orang seperti itu, dan gw senang banget dengan orang yang apa adanya. Tapi nyatanya, dia nyimpan kegelapan di dalam hatinya. Dia bohong mengenai dirinya. Katanya, dia selalu iri dengan gw, dan setidaknya di dalam pikiran gw, dia selalu berusaha membuktikan dirinya lebih dari gw. Gw sedih banget pas tahu kalao dia melakukannya nggak setengah-setengah, soalnya sampe membuat orang lain menderita habis-habisan cuma karena ingin 'mengalahkan' gw. Dia sampe tega membuat orang lain menangis darah dan bercucuran keringat cuman karena alasan itu.
Ditambah lagi, hape kesayanganku dibilang properti sah miliknya yang dibeli dari keringatnya sendiri.
Ya ampun, kok gw bisa kenal orang macam ini sih?
Kok bisa dia jadi sahabatku sih?
Kok bisa?
Duh, sakit banget hati gw.....
Jumat, 25 Februari 2011
Perjuangan Babi Berkaki Dua
Seekor babi yang dapat berjalan dengan hanya dua kaki menjadi selebriti lokal di China.
Babi 10 bulan itu yang dikenal penduduk desa sebagai "Zhu Jianqiang" (babi yang berkehendak kuat) terlahir dengan hanya dua kaki depan dan telah belajar untuk menyeimbangkan tubuhnya dengan cukup baik agar bisa berjalan. Menurut pemiliknya, Wang Xihai, babi itu merupakan salah satu dari sembilan anak babi yang lahir di peternakannya Januari lalu.
Dia berkata, "Istri saya meminta saya untuk membuangnya tapi saya menolak karena babi tersebut hidup. Saya pikir saya harus memberinya kesempatan untuk bertahan hidup dan tak terduga babi itu bertahan dan sehat."
Beberapa hari setelah kelahirannya, Wang memutuskan untuk melatih anak babi berkaki dua itu berjalan dengan membuatnya bisa berdiri dengan mengangkat ekornya. Wang, sebagaimana dikutip Telegraph, Kamis (30/9), mengatakan, "Saya melatihnya untuk beberapa waktu setiap hari. Setelah 30 hari, babi itu sekarang dapat berjalan mundur dengan cukup baik."
Wang mengatakan sejak kelahiran babi itu, yang saat ini memiliki berat 50kg, rumahnya ramai dikunjungi orang. Sebuah kelompok sirkus bahkan menawarkan untuk membeli babi itu dengan harga mahal tetapi Wang menolak untuk menjualnya.
Dia mengatakan, "Binatang itu membuktikan kepada kita bahwa apa pun bentuk kehidupan, itu harus terus dijalani. Saya tidak akan menjualnya, tidak peduli berapa banyak tawaran itu.
Babi aja bisa, kenapa manusia enggak? Keep moving no matter what happen in life. Just don't give up!
Rabu, 21 Juli 2010
Anjingku Hitam
Sudah lama gw pengen cerita tetang anjing yang pernah kita pelihara. Namanya Hitam. Dinamai begitu karena hanya dia yang memiliki bulu berwarna hitam di antara saudara-saudaranya, bahkan orangtuanya saja tidak. Keluarga kami mulai memelihara Hitam sewaktu gw duduk di bangku SMP.
Awalnya gw kira gw ngga bakal ketiban tanggung jawab untuk mengurus anjing ini, karena toh yang mengadopsi anjing ini dari rumah sepupu kami adalah adikku yang paling kecil, sebut saja namanya Unyil. Sudah beberapa kali sebelumnya Unyil memang merengek-rengek minta dibelikan anjing, tapi nyokap selalu tegas memberikan kartu mati bahwa dia tidak mau ada binatang peliharaan di dalam rumah karena tidak tahan akan baunya. Dugaanku, si Unyil menangis dengan tegangan tinggi (10.000 volt mungkin) plus tindakan rusuh lainnya di dalam rumah sepupuku ketika melihat anjing kecil Hitam itu hingga akhirnya membuat nyokap nyerah.
Minggu-minggu pertama, adikku si Unyil ini masih sukacita merawat si Hitam. Setiap hari Unyil menyuapi makan dan minum binatang barunya, senantiasa menempel dengan Hitam, mengelus-elus bulu Hitam yang panjang dan lebat atau memeluknya terus ke manapun Unyil pergi. Adik gw yang boro-boro mau membuatkan segelas teh buat kakaknya, bahkan rela membuatkan semangkok susu putih setiap hari untuk Hitam dan dengan sabar dia memasukkan sendok demi sendok ke mulut Hitam. Oh, satu lagi. Gw bahkan dipukul kalo berani menyentuh Hitam (beuh, anak itu emang deh...)
Entah sampai berapa lama, si Unyil bukannya menyuapkan makanan lagi, malahan sering menendang Hitam dengan begitu sadisnya seperti film sinetron yang ada di televisi. Kayak ibu tiri yang suka menyiksa anaknya. Hitam pun nyaris dibuat mati kelaparan olehnya dan pembantu gw juga ogah-ogahan merawat Hitam.
Akhirnya, ada pendekar keren yang berpikir untuk turun tangan. Freya namanya. Alias gw hehehe. Gw deh jadinya yang ngerawat Hitam. Gw yang mandiin dia. Gw yang buat makanan dia (weh, buatnya harus gw masak sendiri, padahal gw ngga bisa masak). Gw yang sepenuhnya bertanggung-jawab atas Hitam.
Tapi yah...anjing itu emang deh...rada-rada gimana gituh.
Pertama, Hitam suka gigitin orang. Orang loh, bukan benda. Masih mending deh kalo benda, tapi ini malah orang. Mungkin juga dia berpikir yang namanya 'bermain' itu caranya dengan menggigit orang. Atau mungkin dia emang psikopat. Fuh, entahlah. Untungnya, gw sebagai majikan yang memberi dia makanan, jarang digigit dia. Cuman pas dia lagi mood pengen main aja, dia baru gigit gw. Kalau orang lain sih jangan harap selamat haha. Apalagi kalau ada orang yang megang gw sedikit aja, langsung deh ada yang menggonggong galak dan gigit tangan orang yang pegang gw. Wew, enak juga sih kek berasa punya bodyguard hehehe.
Kedua, makannya selalu pengen yang enak-enak. Kurang ajar nih anjing nggak mau makan nasi sama sekali. Maunya daging melulu atau telur. Makanya biar irit, gw selalu ngekor nyokap ke pasar untuk beli kaki dan kepala ayam yang banyak. Dan gw juga harus pinter-pinter ngerayu bokap untuk beliin makanan kaleng anjing.
Ketiga, suka nyolong makanan. Wew, kalo kulkas dibiarin kebuka. Habis deh itu isinya.
Keempat, suka kabur dari rumah. FYI, dia anjing kecil jenis poodle, tapi kekuatannya hampir nyamain badak. Karena sifatnya yang selalu mau ngekorin ane ke mana-mana, gw sering ngikat dia dulu sebelum pergi ke sekolah. Tapi, entah gimana ceritanya 3 kali rantainya putus pas ngejar gw. Weh, harusnya gw masukin dia ke sirkus aja kali yah. Tapi sedihnya, pas dia kabur dari rumah, dia juga suka gigitin orang-orang. Akibatnya, banyak orang yang datang ke rumah minta ganti rugi berobat. Malah si Hitam juga sempat dipukulin warga sekitar sampai tulangnya bengkok.
Yah, banyak suka-dukanya sih. Tapi gw rasa cuma dia anjing satu-satunya yang selalu gigitin orang yang megang majikannya hehe. Gw berasa kayak putri raja yang punya pengawal super deh waktu itu.
Sekarang Hitam menikmati hari tuanya di rumah sepupuku. Keadaannya sudah lumayan menyedihkan sekarang. Ah sori nggak bisa pamer fotonya Hitam. Nggak punya soalnya.
Rabu, 14 Juli 2010
Kami BATAK ber-WATAK loh
Kemarin teman saya yang ada di seberang pulau memberikan satu alamat facebook milik seseorang. Di sana pemiliknya menaruh foto profil cewek berbadan kurus dan memakai bikini hitam. Berhubung saya orang keren yang udah biasa tinggal di daerah Eropa dan Amerika (ngimpi kali yee?) pemandangan kek gituh mah ngga ada apa-apanya.
Hanya satu hal yang mengganggu saya. Yaitu, status-status facebooknya yang menghina suku etnis tertentu, terutama suku Batak. Beginilah salah satu statusnya yang paling spektakuler:
"Bangsat kalian kel si***an....monyet, ga punya otak kalian"
Keterangan: kel si***an itu merujuk pada nama marga suku Batak.
Dalam hati saya cuman bisa bilang, "Gila ni cewek sama aja mo bunuh diri".
Saya rasa semua orang sudah tahu karakter mereka yang paling menonjol adalah fakta bahwa mereka berdarah panas, apalagi jika dikait-kaitkan dengan masalah harga diri. Sebagai orang batak sendiri, saya paling mengerti bahwa ini adalah perihal yang sangat krusial bagi tiap pribadi orang batak. Istilahnya lebih baik mati daripada harga diri tercoreng.
Masih ingat dengan kompensasi BBM beberapa waktu lalu yang memberikan sejumlah uang bagi kaum miskin? Di kampung saudara saya tidak ada seorangpun yang sudi menerima uang itu karena mereka tidak mau dianggap orang miskin, padahal banyak di antara mereka yang memang serba berkekurangan, sedangkan di ibukota malah ada yang sampai mati ketika mengantri.
Saya dengar di daerah Sumatra Utara pun jarang ada orang yang mengemis. Saya nggak tahu di kota lain, tapi yang jelas di kota kelahiran orangtua saya di Pematang Siantar, setiap ada pengemis pasti diceramahin panjang lebar oleh orang-orang yang dimintai duit.
"Masih muda kau. Buat apa kau jadi pengemis? Lebih baik kau kerja jadi pembantu atau buat usaha. Setidaknya kau punya muka lah sama keluarga kau. Tak malu kau minta dikasihani orang terus?"
Saya pernah lihat sendiri di pasar. Pengemisnya malah diberi sejumlah uang yang cukup besar setelah diceramahi. Katanya buat modal usaha. Bahkan, ada juga yang malah ditawari kerja di tokonya. Jadi bingung kan'? Tapi khusus di Pematang Siantar, yang model begini berlaku terhadap semua suku yang tinggal di sana. Soalnya yang menawari kerja pada pengemis itu orang Chinese loh.
Kembali ke soal status facebook.
Kalau boleh saran nih sama teman-teman, jangan pernah menghina marga suku batak. Bisa diambil contoh dari sutradara Monty Tiwa saat membuat film "Maaf, Saya Menghamili Istri Anda" ketika marga Simamora dipakai oleh salah satu tokohnya yang digambarkan sebagai seorang preman yang kasar. Monty Tiwa pun akhirnya meminta maaf pada perkumpulan marga Simamora dan mengedit ulang semua film-nya yang mengandung nama Simamora.
Jangan sepelekan marga Batak.
Marga Batak tidak serta-merta hanya dijadikan pajangan yang membuat panjang nama doang?! Itu identitas leluhur mereka masing-masing. Kalau kalian menghina marga, berarti kalian menghina leluhur mereka. Jangan heran kalau semua keturunannya akan berang tingkat Dewa ketika marganya dihina.
Dan setiap marga memiliki komunitasnya masing-masing.
Lebih parahnya malah terorganisir dengan baik. Contoh nyatanya kayak gw dan Ellious Grinsant. Kita memang tidak punya hubungan darah, tapi marga kita sama. Dan itu artinya kita tetap saudara karena kalau ditelusuri lebih dalam kita berasal dari leluhur yang sama. Dan konon katanya memang ada catatan khusus yang menulis silsilah keturunan dari leluhur kami. Semua marga memang begitu kok. Tiap bulan malah ada pertemuan anggota marga atau kami menyebutnya dengan 'arisan' yang diadakan di tiap masing-masing region. Misalnya, ada perkumpulan Simamora Jakarta, Simamora Medan, atau Simamora Surabaya. Belum lagi ada pertemuan tahunan perkumpulan marga Simamora Sedunia yang mengumpulkan semua region Simamora tadi plus yang tinggal di Luar Negeri.
Weits. Makanya jangan sembarangan.
Nama marga dipakai di film aja mesti pake ijin perkumpulan marga loh, apalagi kalo dihina segala.
Jangan bawa-bawa suku dong ah kalo mau menghina orang.
Rabu, 12 Mei 2010
Kisah Nyata Di Sebuah Elevator

Atlantic City - AS, seorang wanita memenangkan sekeranjang koin dari mesin judi. Kemudian ia bermaksud makan malam bersama suaminya. Namun, sebelum itu ia hendak menaruh sekeranjang koin tersebut di kamarnya dengan menaiki lift terlebih dahulu.
Sewaktu ia masuk lift, di dalam sudah ada dua orang hitam di dalamnya. Salah satunya sangat besar . . . Besaaaarrrr sekali. Wanita itu terpana. Ia berpikir, "Dua orang ini akan merampokku." Tapi pikirnya lagi, "Jangan menuduh, mereka sepertinya baik dan ramah."
Tapi rasa rasialnya lebih dominan sehingga ketakutan mulai menjalarinya. Ia berdiri sambil memelototi kedua orang tersebut. Dia sangat ketakutan. Ia berharap keduanya tidak dapat membaca pikirannya.
Untuk menghindari kontak mata, ia berbalik menghadap pintu lift yang mulai tertutup. Sedetik . . . dua detik . . . dan seterusnya. Ketakutannya bertambah! Lift tidak bergerak! Ia makin panik! Ya Tuhan, saya terperangkap dan mereka akan merampok saya. Jantungnya berdebar, keringat dingin mulai bercucuran.
Lalu, salah satu dari mereka berkata, "Hit the floor" (Arti 'hit' memiliki dua pengertian: satu, tekan nomor lantai pada lift. Kedua, tiarap). Saking paniknya, wanita itu tiarap di lantai lift dan membuat koin berhamburan dari keranjangnya. Dia berkata, "Ambillah uang saya dan biarkanlah saya hidup."
Beberapa detik berlalu. Kemudian dia mendengar salah seorang berkata dengan sopan, "Bu, kalau Anda mau mengatakan lantai berapa yang Anda tuju, kami akan menekan tombolnya." Pria tersebut agak sulit untuk mengucapkan kata-katanya karena menahan diri untuk tertawa.
Wanita itu mengangkat kepalanya dan melihat kedua orang tersebut. Merekapun menolong wanita tersebut berdiri. "Tadi saya menyuruh teman saya untuk menekan tombol lift dan bukannya menyuruh Anda untuk tiarap di lantai lift," kata seorang yang bertubuh sedang.
Ia merapatkan bibirnya berusaha untuk tidak tertawa. Wanita itu berpikir , "Ya Tuhan, betapa malunya saya. Bagaimana saya harus meminta maaf kepada mereka karena saya menyangka mereka akan merampokku." Mereka bertiga mengumpulkan kembali koin-koin itu ke dalam keranjangnya.
Ketika lift tiba di lantai yang dituju wanita itu, mereka berniat untuk mengantar wanita itu ke kamarnya karena mereka khawatir wanita itu tidak kuat berjalan di sepanjang koridor. Sesampainya di depan pintu kamar, kedua pria itu mengucapkan selamat malam, dan wanita itu mendengar kedua pria itu tertawa sepuas-puasnya sepanjang jalan kembali ke lift.
Wanita itu kemudian berdandan dan menemui suaminya untuk makan malam.
Esok paginya bunga mawar dikirim ke kamar wanita itu, dan di setiap kuntum bunga mawar tersebut terdapat lipatan uang seratus dolar.
Pada kartunya tertulis: "Terima kasih atas tawa terbaik yang pernah kita lakukan selama ini."
Tertanda:
- Eddie Murphy
- Michael Jordan
Kamis, 10 Desember 2009
I'm Just a Human
Hahaha Gw berterimakasih banget sama teman-teman yang udah peduli dan kasih masukan yang inspiratif menguatkan. Gw sempat juga keliling ke beberapa teman dan reaksi mereka macam-macam juga. Ada yang semakin keras ama gw dengan men-judge kalau gw itu hanya ‘tukang ngeluh’, ‘orang yang banyak maunya’, ‘orang yang menjadi setan karena sedang melepaskan stres’. Ada juga orang-orang yang sangat berhati-hati ketika ngomong ama gw, padahal biasanya kalo gw ada salah, gw langsung dicerca atau minimal disindir. Tapi karena mereka tahu gw punya masalah, mereka malah terlalu sopan, soft banget sama gw.
Duh, terharu banget melihat perubahan yang se-drastis ini. Apalagi beberapa orang ada yang mengubah kebiasaan ‘menghina’, ngomong blak-blakkan, tidak memikirkan perasaan lawan bicaranya dan bla-bla…. Hanya demi gw doang (atau ini karena sering gw lawan ya?).
Gw pengen cerita, sebenarnya sehari setelah gw menulis tulisan DI BAWAH, gw dapat pengalaman aneh yang gw percaya bisa ada karena campur tangan Babe di atas. Jadi ceritanya, gw pagi-pagi bangun dengan mood yang baik sekali. Padahal hari sebelumnya mood gw jelek banget, kek pengen ninjuin muka orang hahaha. Oleh karena mood yang bagus, gw jadi sumpek ngeliat kamar gw yang berantakan (red: setiap hari kamar emg berantakan), terutama buku-buku gw yang jumlahnya banyak sekali berserakan di manapun. Gw ambil beberapa kardus untuk naroh semua buku yang udah membludak di lemari buku, kolong tidur, lantai dan meja belajar biar keliatan lebih rapih. Pas lagi nyortir buku, di antaranya ada buku-buku tulis misterius yang udah lama ngga gw liat rimbanya. Ada buku yang menuliskan sketsa ide gw soal novel, ada tentang tanggapan gw soal firman-firman alkitab yang gw baca, dan yang paling buat gw merasa disambar petir adalah buku tulis yang menuliskan isi hati ketika gw ngerasa down dulu.
Gw ngga mau menceritakan secara detail isi tulisannya (it’s too private), tapi kira-kira inti tulisan ini membuat gw merasa bahwa gw ini bukan sampah. Gw berasal dari turunan raja (Ya iyalah, gw kan satu gen dna ama Babe gw yang jadi Raja di surga), jadi udah sepatutnya gw ngerasa diri gw sebagai seorang putri raja yang cantik, keren, baik hati, suka menabung, penuh talenta, keren, cantik sedunia (loh? Kata ini udah ya?), yah kalian tauk kan kek gimana seorang putri raja?
Yang jadi masalahnya adalah: kalo gw ini seorang putri raja, kok gw malah punya mental kek babu yang kerjanya ngosek wc-nya raja? Seorang putri harus memiliki mental seorang putri, kalau tidak hak ’kebangsawanannya’ dicabut karena tidak layak mengemban tugas. Gw sendiri kaget, pemikiran kek gituh datang dari mana yah waktu gw lagi nulis tulisan itu? Tapi itu benar-benar tulisan gw, dan gw nggak habis pikir kenapa bisa lupa akan pemikiran itu.
Buku tulis itu pun gw tutup, dan gw kembali membereskan kamar dengan semangat hidup yang bertambah sekitar 25%.Gw langsung beralih ke laci meja dan di sana gw nemuin surat kecil. Masih ingat dengan acara camp yang gw jalanin dulu? KLIK DI SINI kalo mau tahu. Di camp, ada satu sesi di mana para panitia membagikan amplop dan kertas kosong, lalu kita disuruh mengambil undian yang di atasnya dituliskan nama seluruh anggota yang ikut acara itu. Masing-masing orang di sana diwajibkan menuliskan sesuatu, kesan dan pesan kita terhadap orang yang namanya diundi tadi. Surat itu tentu saja anonymous, tidak boleh ada nama penulisnya, jadi si penulis bisa menulis apapun sesuka hati.


Kira-kira begini surat yang gw dapat.
Ketika gw baca pas di bagian ”..... ternyata kamu adalah seorang perempuan yang supel, penuh keyakinan dan penuh percaya diri.” Gw mikir, perempuan itu sekarang pergi ke mana ya? Gw sekarang diem-diem aja kalo berada di tengah keramaian. Biasanya gw suka heboh sendiri plus nari-nari balet gak karuan. Sekarang, gw cuman diam, melihat kondisi, berusaha tidak mencolok perhatian. Gw diingatin lagi di sini, gw itu adalah orang seperti di atas tadi. Seorang artis terkenal yang kerenbangetsekali mwakakakakak.
Sayang, sampai sekarang gw nggak tahu s iapa yang nulis surat di atas, walau gw mencurigai satu orang. Tapi tengs banget. Surat ini buat gw semangat lagi. Tengs, Aletheia Youth Camp. Gw kangen sama kalian semua.
Tambahan lagi:
Ada seseorang yang nyindir, sekaligus heran karena gw terlalu expose soal masalah gw (beberapa orang pasti ada yang memperhatikannya di fb hahaha). Emang sih dulu gw kalo punya masalah selalu diam-diam dan malah tertawa lepas makin menggila. Tapi mungkin, inilah perubahan gw. Mungkin gw tidak lagi memakai topeng seperti yang orang itu omongin (masih tersungging soal topeng), makanya gw bisa dibilang akan mengekspose diri gw sendiri ketika punya masalah. Buat gw sekarang, hal itu nggak masalah, asalkan itu menjadi titik tolak di mana gw bisa memperbaiki kualitas hidup gw. Kenapa nggak? Gw akan lepaskan topeng gw dan bahkan, gw juga akan mengakui sisi tergelap gw kepada umum. No big deal. It's for my own sake. Toh sebagai manusia, gw juga nggak akan bisa lepas dari sisi gelap. Percaya nggak percaya, gw juga memberinya nama (kedip-kedip sama orang yang tahu benar tentang ini). Secara psikologis, hal ini mungkin berakibat jelek, tapi gw mau menghadapinya sebagai lawan dan mengalahkannya dengan telak. I am a human and I will always live with my dark side.
Munafik kalo ada orang yang ngomong dia baik seratus persen dan tidak mempunyai sisi gelap.
And here I am, just a human. Just like you, just like everybody else.
We're only H.U.M.A.N.
Duh, terharu banget melihat perubahan yang se-drastis ini. Apalagi beberapa orang ada yang mengubah kebiasaan ‘menghina’, ngomong blak-blakkan, tidak memikirkan perasaan lawan bicaranya dan bla-bla…. Hanya demi gw doang (atau ini karena sering gw lawan ya?).
Gw pengen cerita, sebenarnya sehari setelah gw menulis tulisan DI BAWAH, gw dapat pengalaman aneh yang gw percaya bisa ada karena campur tangan Babe di atas. Jadi ceritanya, gw pagi-pagi bangun dengan mood yang baik sekali. Padahal hari sebelumnya mood gw jelek banget, kek pengen ninjuin muka orang hahaha. Oleh karena mood yang bagus, gw jadi sumpek ngeliat kamar gw yang berantakan (red: setiap hari kamar emg berantakan), terutama buku-buku gw yang jumlahnya banyak sekali berserakan di manapun. Gw ambil beberapa kardus untuk naroh semua buku yang udah membludak di lemari buku, kolong tidur, lantai dan meja belajar biar keliatan lebih rapih. Pas lagi nyortir buku, di antaranya ada buku-buku tulis misterius yang udah lama ngga gw liat rimbanya. Ada buku yang menuliskan sketsa ide gw soal novel, ada tentang tanggapan gw soal firman-firman alkitab yang gw baca, dan yang paling buat gw merasa disambar petir adalah buku tulis yang menuliskan isi hati ketika gw ngerasa down dulu.
Gw ngga mau menceritakan secara detail isi tulisannya (it’s too private), tapi kira-kira inti tulisan ini membuat gw merasa bahwa gw ini bukan sampah. Gw berasal dari turunan raja (Ya iyalah, gw kan satu gen dna ama Babe gw yang jadi Raja di surga), jadi udah sepatutnya gw ngerasa diri gw sebagai seorang putri raja yang cantik, keren, baik hati, suka menabung, penuh talenta, keren, cantik sedunia (loh? Kata ini udah ya?), yah kalian tauk kan kek gimana seorang putri raja?
Yang jadi masalahnya adalah: kalo gw ini seorang putri raja, kok gw malah punya mental kek babu yang kerjanya ngosek wc-nya raja? Seorang putri harus memiliki mental seorang putri, kalau tidak hak ’kebangsawanannya’ dicabut karena tidak layak mengemban tugas. Gw sendiri kaget, pemikiran kek gituh datang dari mana yah waktu gw lagi nulis tulisan itu? Tapi itu benar-benar tulisan gw, dan gw nggak habis pikir kenapa bisa lupa akan pemikiran itu.
Buku tulis itu pun gw tutup, dan gw kembali membereskan kamar dengan semangat hidup yang bertambah sekitar 25%.Gw langsung beralih ke laci meja dan di sana gw nemuin surat kecil. Masih ingat dengan acara camp yang gw jalanin dulu? KLIK DI SINI kalo mau tahu. Di camp, ada satu sesi di mana para panitia membagikan amplop dan kertas kosong, lalu kita disuruh mengambil undian yang di atasnya dituliskan nama seluruh anggota yang ikut acara itu. Masing-masing orang di sana diwajibkan menuliskan sesuatu, kesan dan pesan kita terhadap orang yang namanya diundi tadi. Surat itu tentu saja anonymous, tidak boleh ada nama penulisnya, jadi si penulis bisa menulis apapun sesuka hati.


Kira-kira begini surat yang gw dapat.
Ines....
Kamu nampak seperti orang yang pendiam saat pertama kali aku mengenalmu.
Tapi setelah aku mengenalmu lebih jauh
Dan aku memperhatikanmu, ternyata kamu adalah
seorang perempuan yang supel, penuh keyakinan dan penuh percaya diri.
Aku sungguh mengagumimu dengan pribadi yang penuh semangat dan penuh percaya diri.
Tingkatkan terus keintimanmu dengan Tuhan, kluarga dan teman-temanmu.
Tuhan akan selalu mendampingimu.
Tetap semangat dalam Tuhan.
Ketika gw baca pas di bagian ”..... ternyata kamu adalah seorang perempuan yang supel, penuh keyakinan dan penuh percaya diri.” Gw mikir, perempuan itu sekarang pergi ke mana ya? Gw sekarang diem-diem aja kalo berada di tengah keramaian. Biasanya gw suka heboh sendiri plus nari-nari balet gak karuan. Sekarang, gw cuman diam, melihat kondisi, berusaha tidak mencolok perhatian. Gw diingatin lagi di sini, gw itu adalah orang seperti di atas tadi. Seorang artis terkenal yang kerenbangetsekali mwakakakakak.
Sayang, sampai sekarang gw nggak tahu s iapa yang nulis surat di atas, walau gw mencurigai satu orang. Tapi tengs banget. Surat ini buat gw semangat lagi. Tengs, Aletheia Youth Camp. Gw kangen sama kalian semua.
Tambahan lagi:
Ada seseorang yang nyindir, sekaligus heran karena gw terlalu expose soal masalah gw (beberapa orang pasti ada yang memperhatikannya di fb hahaha). Emang sih dulu gw kalo punya masalah selalu diam-diam dan malah tertawa lepas makin menggila. Tapi mungkin, inilah perubahan gw. Mungkin gw tidak lagi memakai topeng seperti yang orang itu omongin (masih tersungging soal topeng), makanya gw bisa dibilang akan mengekspose diri gw sendiri ketika punya masalah. Buat gw sekarang, hal itu nggak masalah, asalkan itu menjadi titik tolak di mana gw bisa memperbaiki kualitas hidup gw. Kenapa nggak? Gw akan lepaskan topeng gw dan bahkan, gw juga akan mengakui sisi tergelap gw kepada umum. No big deal. It's for my own sake. Toh sebagai manusia, gw juga nggak akan bisa lepas dari sisi gelap. Percaya nggak percaya, gw juga memberinya nama (kedip-kedip sama orang yang tahu benar tentang ini). Secara psikologis, hal ini mungkin berakibat jelek, tapi gw mau menghadapinya sebagai lawan dan mengalahkannya dengan telak. I am a human and I will always live with my dark side.
Munafik kalo ada orang yang ngomong dia baik seratus persen dan tidak mempunyai sisi gelap.
And here I am, just a human. Just like you, just like everybody else.
We're only H.U.M.A.N.
Labels:
Cerita Kebaikan Tuhan,
Kisah Nyata,
Random me
Minggu, 01 November 2009
Selebriti
Ya gw tahu kalo gw sendiri adalah seorang selebriti yang sangat terkenal se-antero jagad raya, punya banyak fans di mana-mana, tubuh seksi gw diasuransiin puluhan juta dolar sama kantor manajemen gw dan apapun yang gw pakai selalu menjadi tren, tapi tenang aja gw nggak akan ngomong tentang diri gw kali ini 

Artinya public figure, selalu nongol setiap hari di layar kaca, menjadi sorotan mata setiap individu dan apapun yang dia lakukan pasti akan selalu nongol di acara gosip. Entah yang baik, yang buruk, yang biasa aja, pacaran, menikah, punya anak, selingkuh, beli mobil baru, kaca spion dicolong, botakin rambut, ganti warna rambut, lagi ngga pake kolor, lagi berantem, pokoknya semua hal yang ngga penting diberitain di semua media cetak dan teknologi.
Di sisi lain, sebagian besar orang, terutama kaum muda memuja-muja kaum selebriti bagaikan dewa-dewi fana yang cantik/ganteng luar biasa. Mereka diklasifikasikan sebagai spesies makhluk peri di taman firdaus yag tidak mempunyai cacat fisik maupun psikis, baik hati, anggun seperti bangsawan, suka menabung dan suka menyapu, bahkan disembah melebihi Sang Pencipta selebriti itu sendiri.
Tahu nggak sih kalau selebriti manapun itu sama seperti kita semua. Mereka hanyalah manusia biasa yang sama-sama harus ngeden tiap hari di toilet, suka ngupil, kadang-kadang kentut bau banget, suka ngegosip jelekin orang, buat peternakan kutu di badan sendiri atau psikopat pembunuh berdarah dingin.
For God sake, they’re just human! Please deh jangan sampe lupa hal ini!
UNTUK INFORMASI, banyak selebriti yang dua muka di luar sana. Di depan publik mereka punya image cewek/cowok baik-baik lantaran tampang alim mereka dan peran-peran sinetron protagonis yang buat muka mereka dikenal umum, tapi aslinya mereka benar-benar berbeda 180 derajat.
Mereka dugem tiap malam, menganut gaya hidup bebas—tidur dengan cewek/cowok berbeda tiap malam, minum-minuman keras, dan tak segan mereka menjual diri agar mereka bisa mendapatkan ‘pekerjaan’ yang lebih baik atau lagu hasil karya pencipta lagu pencetak hits. Mereka juga sering membuat kebohongan publik, skenario rekayasa murni yang melibatkan banyak orang/pihak untuk mendompleng ketenaran di atas keonaran, menyembunyikan skandal, dan juga memantapkan image sebagai anak polos, suci dan tidak berdosa.
Kalian pasti akan kaget mendengar nama-nama artis yang melakukan semua hal di atas karena saking bersihnya image mereka di depan publik. It’s really happening. Gw dengar sendiri dari orang yang hidup di dalam lingkungan glamor aka dunia artis bahasa kampungnya. Mirisnya lagi, everybody in the whole entertainment world knows that, tapi pers wartawan-wartawan pengejar gosip malah ngga mau menguak semua kebohongan itu dan ikut berperan besar membentuk image baik-baik dari si selebriti.
Contohnya, artis AS (weeeek, gw ngga mau bilang nama aslinya. Nti gw malah dituntut sama orangnya) yang imagenya sangat kental sama status anak baik-baik, tapi ternyata penganut gaya hidup bebas yang tidur dengan siapapun yang dia mau setiap malam. Semua orang dunia entertainment tahu betul sifat asli AS yang seperti itu, tapi anehnya nggak ada sekalimat kabar burung yang memberitakan hal itu di layar kaca. Jijaynya, ada berita heboh tentang AS yang kepergok kamera sedang jalan bareng selebritis ‘A list’ lainnya di sebuah hotel, tapi mereka malah bilang itu adalah dua orang yang kebetulan mirip.
Mirip sih mirip, tapi kok bisa sampe dua-duanya sekaligus yang mirip?
Pers malah ogah-ogahan menguak kebenaran dan kadang juga membuat kesan membenarkan pernyataan si dua pembohong.
Payah!!!
Ada lagi ’A list’ selebriti lainnya yang benar-benar !@#$%^@!!! Jangan-jangan semua otaknya pada pindah ke kemaluannya ya? Wong semua lawan jenisnya pada diadu di atas ranjang semuanya kok. Kaum Hawa yang pernah kerjasama dengan mas inisial AD itu pasti semuanya udah dicoba dan dipakai. Bahkan, ada salah satu korban cewek selebriti anggota ’A list’ juga yang sudah habis-habisan dijadikan budak nafsunya.
IMO, tampang mesum si AD emang udah keliatan jelas banget
Nyang paling geli, pasangan TS dan MA yang kerja bareng di sitkom terlucu dan terheboh dari beberapa tahun silam. TS udah punya keluarga harmonis dan dua anak gadis yang manis-manis, MA pun sudah bersuami. Tiba-tiba saja TS yang terkenal sangat mencintai istrinya bercerai, nyaris bersamaan dengan timeline perceraian MA. Pers sudah heboh memberitakan perselingkuhan mereka berdua, tapi TS dan MA menampik dan menyatakan semuanya hanyalah gosip belaka. Dan baru-baru ini, gw baru tahu kalo mereka sudah mau menikah??!!!!!
Kebetulan?
Yah, orang yang berlogika waras dan seimbang pasti tahu jawabannya.
Gw aja udah males banget liat TS, padahal dulu gw sempat jadi fansnya dan respect banget sama dia lantaran dedikasi hidupnya yang keren terhadap pekerjaan dan keluarganya. Nyatanya, dia malah jadi tukang ngibul. Memalukan!!!
Haish, banyak banget kebohongan publik yang udah dibuat para selebriti Indonesia. Kalo gw kupas masing-masing terlalu panjang. Soal kebenarannya memang selalu terbukti kok. Awalnya gw emang ngga percaya sama omongan beberapa teman yang berkecimpung di dalam dunia entertainment, tapi waktulah yang selalu menjadi alat bukti terpercaya. Karena beberapa lama setelah gw dengar omongan miring teman-teman mengenai selebriti pembohong, buktinya akan selalu nongol di layar kaca walau digambarkan kabur oleh pers, tapi malah membuat segalanya makin jelas buat gw yang sudah diceritakan kejadian lengkapnya sama orang-orang 'nyata' yang kenal si pelaku.
Jangan-jangan semua yang ada di acara gosip layar televisi adalah sebuah konspirasi besar-besaran. Alat pembodohan semua lapisan masyarakat belaka. Di sisi lain, gw juga bersyukur para wartawan Indonesia tidak seperti paparazzi di luar negeri yang melahap semua kebenaran dan memuntahkannya bulat-bulat pada publik. Masalahnya, kaum muda Indonesia gampang terpengaruh. Gw takut kaum muda yang memuja selebriti mereka bak tuhan malah menjadikan kelakuan ’nyeleneh’ selebriti menjadi parameter yang baik dan layak untuk ditiru.
Semakin lama DUNIA semakin mengerikan saja.
Edit to add: Setelah baca komen becce di bawah, aye jadi keingat satu hal yang terlupakan. Yep becce betul tuh. Ngga semua artis kek nyang di atas. Ada yang bener-bener kehren, low-profile, smart luar-dalam, wise. Tapi, sedikit jumlahnya hihihi.
Inti tulisan gw di atas adalah himbauan supaya para fans setia jangan terlalu mendewakan idolanya.
En ane bukanlah anggota paparazzi, stalker acara gosip di tipi. Nonton tipi aja nyaris nggak pernah kok kalo di kos hahahaha. Gimana bisa aye jadi paparazzi?
Cuman ada temen aye yang gaulnya sama artis-artis 'A list', maklum kerjanya di bidang situ juga, jadi otomatislah. Tapi, aye cuman tahu sebagian kecil saja karena ngga gitu ngeh sama nama artis nyiahahahaha.

Selebriti.
Artinya public figure, selalu nongol setiap hari di layar kaca, menjadi sorotan mata setiap individu dan apapun yang dia lakukan pasti akan selalu nongol di acara gosip. Entah yang baik, yang buruk, yang biasa aja, pacaran, menikah, punya anak, selingkuh, beli mobil baru, kaca spion dicolong, botakin rambut, ganti warna rambut, lagi ngga pake kolor, lagi berantem, pokoknya semua hal yang ngga penting diberitain di semua media cetak dan teknologi.
Di sisi lain, sebagian besar orang, terutama kaum muda memuja-muja kaum selebriti bagaikan dewa-dewi fana yang cantik/ganteng luar biasa. Mereka diklasifikasikan sebagai spesies makhluk peri di taman firdaus yag tidak mempunyai cacat fisik maupun psikis, baik hati, anggun seperti bangsawan, suka menabung dan suka menyapu, bahkan disembah melebihi Sang Pencipta selebriti itu sendiri.
Tahu nggak sih kalau selebriti manapun itu sama seperti kita semua. Mereka hanyalah manusia biasa yang sama-sama harus ngeden tiap hari di toilet, suka ngupil, kadang-kadang kentut bau banget, suka ngegosip jelekin orang, buat peternakan kutu di badan sendiri atau psikopat pembunuh berdarah dingin.
For God sake, they’re just human! Please deh jangan sampe lupa hal ini!
UNTUK INFORMASI, banyak selebriti yang dua muka di luar sana. Di depan publik mereka punya image cewek/cowok baik-baik lantaran tampang alim mereka dan peran-peran sinetron protagonis yang buat muka mereka dikenal umum, tapi aslinya mereka benar-benar berbeda 180 derajat.
Mereka dugem tiap malam, menganut gaya hidup bebas—tidur dengan cewek/cowok berbeda tiap malam, minum-minuman keras, dan tak segan mereka menjual diri agar mereka bisa mendapatkan ‘pekerjaan’ yang lebih baik atau lagu hasil karya pencipta lagu pencetak hits. Mereka juga sering membuat kebohongan publik, skenario rekayasa murni yang melibatkan banyak orang/pihak untuk mendompleng ketenaran di atas keonaran, menyembunyikan skandal, dan juga memantapkan image sebagai anak polos, suci dan tidak berdosa.
Kalian pasti akan kaget mendengar nama-nama artis yang melakukan semua hal di atas karena saking bersihnya image mereka di depan publik. It’s really happening. Gw dengar sendiri dari orang yang hidup di dalam lingkungan glamor aka dunia artis bahasa kampungnya. Mirisnya lagi, everybody in the whole entertainment world knows that, tapi pers wartawan-wartawan pengejar gosip malah ngga mau menguak semua kebohongan itu dan ikut berperan besar membentuk image baik-baik dari si selebriti.
Contohnya, artis AS (weeeek, gw ngga mau bilang nama aslinya. Nti gw malah dituntut sama orangnya) yang imagenya sangat kental sama status anak baik-baik, tapi ternyata penganut gaya hidup bebas yang tidur dengan siapapun yang dia mau setiap malam. Semua orang dunia entertainment tahu betul sifat asli AS yang seperti itu, tapi anehnya nggak ada sekalimat kabar burung yang memberitakan hal itu di layar kaca. Jijaynya, ada berita heboh tentang AS yang kepergok kamera sedang jalan bareng selebritis ‘A list’ lainnya di sebuah hotel, tapi mereka malah bilang itu adalah dua orang yang kebetulan mirip.
Mirip sih mirip, tapi kok bisa sampe dua-duanya sekaligus yang mirip?
Pers malah ogah-ogahan menguak kebenaran dan kadang juga membuat kesan membenarkan pernyataan si dua pembohong.
Payah!!!
Ada lagi ’A list’ selebriti lainnya yang benar-benar !@#$%^@!!! Jangan-jangan semua otaknya pada pindah ke kemaluannya ya? Wong semua lawan jenisnya pada diadu di atas ranjang semuanya kok. Kaum Hawa yang pernah kerjasama dengan mas inisial AD itu pasti semuanya udah dicoba dan dipakai. Bahkan, ada salah satu korban cewek selebriti anggota ’A list’ juga yang sudah habis-habisan dijadikan budak nafsunya.
IMO, tampang mesum si AD emang udah keliatan jelas banget
Nyang paling geli, pasangan TS dan MA yang kerja bareng di sitkom terlucu dan terheboh dari beberapa tahun silam. TS udah punya keluarga harmonis dan dua anak gadis yang manis-manis, MA pun sudah bersuami. Tiba-tiba saja TS yang terkenal sangat mencintai istrinya bercerai, nyaris bersamaan dengan timeline perceraian MA. Pers sudah heboh memberitakan perselingkuhan mereka berdua, tapi TS dan MA menampik dan menyatakan semuanya hanyalah gosip belaka. Dan baru-baru ini, gw baru tahu kalo mereka sudah mau menikah??!!!!!
Kebetulan?
Yah, orang yang berlogika waras dan seimbang pasti tahu jawabannya.
Gw aja udah males banget liat TS, padahal dulu gw sempat jadi fansnya dan respect banget sama dia lantaran dedikasi hidupnya yang keren terhadap pekerjaan dan keluarganya. Nyatanya, dia malah jadi tukang ngibul. Memalukan!!!
Haish, banyak banget kebohongan publik yang udah dibuat para selebriti Indonesia. Kalo gw kupas masing-masing terlalu panjang. Soal kebenarannya memang selalu terbukti kok. Awalnya gw emang ngga percaya sama omongan beberapa teman yang berkecimpung di dalam dunia entertainment, tapi waktulah yang selalu menjadi alat bukti terpercaya. Karena beberapa lama setelah gw dengar omongan miring teman-teman mengenai selebriti pembohong, buktinya akan selalu nongol di layar kaca walau digambarkan kabur oleh pers, tapi malah membuat segalanya makin jelas buat gw yang sudah diceritakan kejadian lengkapnya sama orang-orang 'nyata' yang kenal si pelaku.
Jangan-jangan semua yang ada di acara gosip layar televisi adalah sebuah konspirasi besar-besaran. Alat pembodohan semua lapisan masyarakat belaka. Di sisi lain, gw juga bersyukur para wartawan Indonesia tidak seperti paparazzi di luar negeri yang melahap semua kebenaran dan memuntahkannya bulat-bulat pada publik. Masalahnya, kaum muda Indonesia gampang terpengaruh. Gw takut kaum muda yang memuja selebriti mereka bak tuhan malah menjadikan kelakuan ’nyeleneh’ selebriti menjadi parameter yang baik dan layak untuk ditiru.
Semakin lama DUNIA semakin mengerikan saja.
Edit to add: Setelah baca komen becce di bawah, aye jadi keingat satu hal yang terlupakan. Yep becce betul tuh. Ngga semua artis kek nyang di atas. Ada yang bener-bener kehren, low-profile, smart luar-dalam, wise. Tapi, sedikit jumlahnya hihihi.
Inti tulisan gw di atas adalah himbauan supaya para fans setia jangan terlalu mendewakan idolanya.
En ane bukanlah anggota paparazzi, stalker acara gosip di tipi. Nonton tipi aja nyaris nggak pernah kok kalo di kos hahahaha. Gimana bisa aye jadi paparazzi?
Cuman ada temen aye yang gaulnya sama artis-artis 'A list', maklum kerjanya di bidang situ juga, jadi otomatislah. Tapi, aye cuman tahu sebagian kecil saja karena ngga gitu ngeh sama nama artis nyiahahahaha.
Selasa, 29 September 2009
King of Pop. Heart You, MJ
Gw lupa mulu dari kemarin buat menulis kisah seorang Raja yang nggak bisa dibayangkan akan semonoton apa kehidupan musik jaman sekarang tanpa dia. Siapa lagi kalau bukan Michael Jackson?
Kematian Sang Raja Pop punya arti sendiri buat gw. Para fans-fans MJ juga pasti begitu. Dari dulu gw menunggu akhir yang indah dari Michael. Lepas dari skandal dan segala sesuatu yang telah menjatuhkan dia dari singgasananya, gw berharap ia akan membuat come-back yang fenomenal sama seperti saat dia muncul pertama kalinya ke seluruh dunia dan ia akan mendapatkan gelar Raja kembali. Gw berharap dia meninggal di saat gw udah punya anak remaja kelas SMA yang ngetawain gw dengerin lagu Michael Jackson beribu-ribu kali kek gw ngetawain mami gw yang suka dengerin lagu Broery Marantika.
Terus terang gw sedih, orang-orang dekat gw malah menertawakan kematian Michael Jackson dan menghakimi dia karena skandal yang sampai sekarang simpang-siur kebenarannya. Keputusan pengadilan dulu pun padahal jelas-jelas menyatakan dia bebas dari dakwaan, tapi luka skandal masih belum lepas dari namanya. Orang-orang juga ngomongin soal MJ yang kehilangan identittas diri. Operasi hidung, kulit dan bentuk wajah berkali-kali sampai wajahnya rusak.
Memangnya tahu apa mereka?
MJ operasi hidung pertama kalinya karena cidera berat saat latihan. Operasi pertamanya itu tidak sempurna karena ia sering mengeluh mengalami kesulitan bernafas yang bisa mempengaruhi karirnya. Karena itu hidungnya dioperasi berkali-kali (Fyi, teknik vokal MJ itu unik dan oleh karena itu butuh tenaga lebih untuk menunjukkan keunikan vokalnya. Pernafasan adalah kunci utama dalam teknik vokal. Baca lebih lanjut di bawah).
Warna kulitnya juga sering dioperasi karena dia menderita penyakit Vitiligo dan Lupus. Vitiligo adalah penyakit kulit yang menyebabkan sel-sel kulit melanosit mati hingga akhirnya menyebabkan bercak-bercak putih pada bagian kulit tubuh. Sedangkan lupus adalah sejenis penyakit autoimun (hampir mirip AIDS), di mana sistem imun tubuh menyerang sel-sel jaringan tubuh sendiri, menghasilkan kerusakan sel-sel tubuh dan infeksi luka.
Bayangkan jika dua penyakit ini bersatu di tubuh orang yang bermata-pencaharian sebagai penyanyi yang harus tampil di muka puluh jutaan di seluruh dunia. Nyatanya, dua penyakit ini akan sangat merusak kulit penderita hingga...yah begitulah.... Pernah lihat kan orang vitiligo yang punya bercak-bercak putih di muka? Dan orang-orang penderita AIDS yang ada di tv? Kulit mereka hitam membusuk, mengerikan. Coba kalau itu bercak-bercak putih dan kulit hitam membusuk di muka dia. Memangnya dia bisa bangun Neverland? Memangnya anda semua mau beli album dia? Ya sudah, jangan seenak perut menghakimi dia kehilangan identitas. Dia bangga kok jadi orang kulit hitam. Tapi, hanya saja kondisinya tidak memungkinkan untuk tetap bertahan berkulit warna.
Sebenarnya, gw bukan fans Michael Jackson.
Kalau dulu memang iya.
Gw sama seperti berjuta-juta manusia di seluruh dunia, gw dulu adalah anak kecil yang sangat menyukai lagu-lagu MJ. Tapi, berhubung masih kecil dan minimnya acara-acara musik tahun 1990-an awal, gw cuma tahu sedikit lagu Michael Jackson. Lagu-lagu yang gw dengar setiap hari dulu adalah ‘Black or White’, sama lagu yang di video klipnya ada kerajaan Mesirnya. Lagu apa ya itu? Pokoknya waktu kecil, dua lagu itu lagu wajib buat gw. Setiap dengar lagu Black or White, gw pasti langsung joget-joget.
Semua orang pasti punya kenangannya sendiri-sendiri mengenai Michael Jackson. Entah karena tariannya yang unik, atau suara lengkingannya yang menurut majalah musik sekaliber Rolling Stone, is one of a kind voice. Sebuah kombinasi antara hiccup technique, falsetto halus dan tenor yang extraordinary beautiful. Hey, itu bukan kataku loh, itu kata majalah Rolling Stone sedari tahun 1970-an. Di masa-masa jayanya, dia memang dielukan sebagai Raja yang sesungguhnya. Rekor rekamannya masih dicatat Guinness Record sebagai yang terbanyak. Di mana-mana ia dikenal sebagai pendobrak fenomenal, menjadi orang kulit hitam pertama yang tampil di televisi Amerika dan seluruh dunia. Orang kulit hitam pertama yang digila-gilai orang kulit putih secara global. Orang barat pertama yang tampil di Uni Soviet, Indonesia—dan entah di negara mana lagi.
Berkat dia, jalan pemusik orang kulit hitam terbuka lebar dan bisa sukses. Dulu tidak ada orang kulit putih yang tampil di panggung-panggung berkelas seperti sekarang. Walau katanya diskriminasi tidak ada secara hukum, tapi faktanya masih menjadi isu.
Kalau melihat itu semua, dia mengagumkan loh.
Gw coba bayangin kalau seandainya nggak ada figur Michael Jackson, memangnya lagu R&B akan bakalan merajalela seperti sekarang? Memangnya produser P.Diddy bisa jadi produser kaya-raya seperti sekarang?
Peran Michael Jackson emang sedikit, yaitu nyanyi doang. Tapi, lihat pengaruhnya sampai ke mana saja?
Kenapa sih orang-orang lebih bisa berbicara kejelekan seseorang ketimbang kebaikannya?
Seharusnya mereka ngaca dulu baru gosipin orang.
Tahu apa mereka tentang kehidupan orang lain?
Apa hak mereka menghakimi orang lain?
Memangnya mereka Tuhan?
Uh, jadi bete sama Oprah Winfrey.
Kematian Sang Raja Pop punya arti sendiri buat gw. Para fans-fans MJ juga pasti begitu. Dari dulu gw menunggu akhir yang indah dari Michael. Lepas dari skandal dan segala sesuatu yang telah menjatuhkan dia dari singgasananya, gw berharap ia akan membuat come-back yang fenomenal sama seperti saat dia muncul pertama kalinya ke seluruh dunia dan ia akan mendapatkan gelar Raja kembali. Gw berharap dia meninggal di saat gw udah punya anak remaja kelas SMA yang ngetawain gw dengerin lagu Michael Jackson beribu-ribu kali kek gw ngetawain mami gw yang suka dengerin lagu Broery Marantika.
Terus terang gw sedih, orang-orang dekat gw malah menertawakan kematian Michael Jackson dan menghakimi dia karena skandal yang sampai sekarang simpang-siur kebenarannya. Keputusan pengadilan dulu pun padahal jelas-jelas menyatakan dia bebas dari dakwaan, tapi luka skandal masih belum lepas dari namanya. Orang-orang juga ngomongin soal MJ yang kehilangan identittas diri. Operasi hidung, kulit dan bentuk wajah berkali-kali sampai wajahnya rusak.
Memangnya tahu apa mereka?
MJ operasi hidung pertama kalinya karena cidera berat saat latihan. Operasi pertamanya itu tidak sempurna karena ia sering mengeluh mengalami kesulitan bernafas yang bisa mempengaruhi karirnya. Karena itu hidungnya dioperasi berkali-kali (Fyi, teknik vokal MJ itu unik dan oleh karena itu butuh tenaga lebih untuk menunjukkan keunikan vokalnya. Pernafasan adalah kunci utama dalam teknik vokal. Baca lebih lanjut di bawah).
Warna kulitnya juga sering dioperasi karena dia menderita penyakit Vitiligo dan Lupus. Vitiligo adalah penyakit kulit yang menyebabkan sel-sel kulit melanosit mati hingga akhirnya menyebabkan bercak-bercak putih pada bagian kulit tubuh. Sedangkan lupus adalah sejenis penyakit autoimun (hampir mirip AIDS), di mana sistem imun tubuh menyerang sel-sel jaringan tubuh sendiri, menghasilkan kerusakan sel-sel tubuh dan infeksi luka.
Bayangkan jika dua penyakit ini bersatu di tubuh orang yang bermata-pencaharian sebagai penyanyi yang harus tampil di muka puluh jutaan di seluruh dunia. Nyatanya, dua penyakit ini akan sangat merusak kulit penderita hingga...yah begitulah.... Pernah lihat kan orang vitiligo yang punya bercak-bercak putih di muka? Dan orang-orang penderita AIDS yang ada di tv? Kulit mereka hitam membusuk, mengerikan. Coba kalau itu bercak-bercak putih dan kulit hitam membusuk di muka dia. Memangnya dia bisa bangun Neverland? Memangnya anda semua mau beli album dia? Ya sudah, jangan seenak perut menghakimi dia kehilangan identitas. Dia bangga kok jadi orang kulit hitam. Tapi, hanya saja kondisinya tidak memungkinkan untuk tetap bertahan berkulit warna.
Sebenarnya, gw bukan fans Michael Jackson.
Kalau dulu memang iya.
Gw sama seperti berjuta-juta manusia di seluruh dunia, gw dulu adalah anak kecil yang sangat menyukai lagu-lagu MJ. Tapi, berhubung masih kecil dan minimnya acara-acara musik tahun 1990-an awal, gw cuma tahu sedikit lagu Michael Jackson. Lagu-lagu yang gw dengar setiap hari dulu adalah ‘Black or White’, sama lagu yang di video klipnya ada kerajaan Mesirnya. Lagu apa ya itu? Pokoknya waktu kecil, dua lagu itu lagu wajib buat gw. Setiap dengar lagu Black or White, gw pasti langsung joget-joget.
Semua orang pasti punya kenangannya sendiri-sendiri mengenai Michael Jackson. Entah karena tariannya yang unik, atau suara lengkingannya yang menurut majalah musik sekaliber Rolling Stone, is one of a kind voice. Sebuah kombinasi antara hiccup technique, falsetto halus dan tenor yang extraordinary beautiful. Hey, itu bukan kataku loh, itu kata majalah Rolling Stone sedari tahun 1970-an. Di masa-masa jayanya, dia memang dielukan sebagai Raja yang sesungguhnya. Rekor rekamannya masih dicatat Guinness Record sebagai yang terbanyak. Di mana-mana ia dikenal sebagai pendobrak fenomenal, menjadi orang kulit hitam pertama yang tampil di televisi Amerika dan seluruh dunia. Orang kulit hitam pertama yang digila-gilai orang kulit putih secara global. Orang barat pertama yang tampil di Uni Soviet, Indonesia—dan entah di negara mana lagi.
Berkat dia, jalan pemusik orang kulit hitam terbuka lebar dan bisa sukses. Dulu tidak ada orang kulit putih yang tampil di panggung-panggung berkelas seperti sekarang. Walau katanya diskriminasi tidak ada secara hukum, tapi faktanya masih menjadi isu.
Kalau melihat itu semua, dia mengagumkan loh.
Gw coba bayangin kalau seandainya nggak ada figur Michael Jackson, memangnya lagu R&B akan bakalan merajalela seperti sekarang? Memangnya produser P.Diddy bisa jadi produser kaya-raya seperti sekarang?
Peran Michael Jackson emang sedikit, yaitu nyanyi doang. Tapi, lihat pengaruhnya sampai ke mana saja?
Kenapa sih orang-orang lebih bisa berbicara kejelekan seseorang ketimbang kebaikannya?
Seharusnya mereka ngaca dulu baru gosipin orang.
Tahu apa mereka tentang kehidupan orang lain?
Apa hak mereka menghakimi orang lain?
Memangnya mereka Tuhan?
Uh, jadi bete sama Oprah Winfrey.
Labels:
Kisah Nyata,
Orang Besar,
Renungan
Kamis, 02 April 2009
filariasis...siapakah yang mau peduli?
Pernah tidak membayangkan seperti apakah penyakit filariasis itu? Percaya tidak bahwa nyamuk yang begitu kecil dan suka mendengung di telinga kita ternyata adalah penghantar penyakit ini?Filariasis atau dikenal dengan penyakit kaki gajah disebabkan oleh microfilaria. Bentuknya seperti cacing dan hidup dalam darah manusia. Nah, nyamuklah yang membawa microfilaria ini. Ketika dia habis menggigit penderita kemudian menggigit orang laen lagi, maka orang itu bisa ikut terjangkit penyakit ini. Mengerikan!! Penyakit ini membawa penderitaan yang teramat sangat. Orang yang menderita penyakit ini umumnya mengalami pembengkakan di kakinya. Bahkan bila parah, khususnya kaum lelaki, maaf .. buah pelirnya pun bisa sebesar gentong.
Di Desa Pundok, Sumba Tengah, begitu banyak penderita filariasis. Berdasarkan hasil screening, ada 320 orang positif filariasis pada tahun 2000, kemudian 40 di tahun 2005 dan 60 di tahun 2006. Itupun hanya yg gejala klinisnya tampak, yakni yang mengalamii pembesaran di kakinya .. belum pula yang tidak tampak, artinya sepertinya sehat2 saja, tp belum tentu benar-benar sehat. Pernah ada warga yang kakinya biasa saja, namun ketika diperiksa darahnya, ternyata cacingnya paling besar di antara penderita lainnya .. fiuuuhhh!!!
Dulu menurut kepercayaan mereka, penyakit ini adalah karena kutukan. Mereka menyebutnya 'kapaula'. Mereka percaya kalau orang menginjak batu kapaula, yang menurut mereka keramat, maka kakinya akan menjadi bengkak.
Mungkin kita tidak pernah membayangkan bagaimana menderitanya mereka. Tiap bulan purnama, mereka harus dekat-dekat dengan api agar kakinya terasa hangat karena saat bulan purnama itu, mereka merasakan sakit yang luar biasa. Belum lagi bila kaki mereka terantuk batu atau apapun .. kalau sudah luka sedikit saja .. 1 minggu mereka tidak bisa jalan atau melakukan aktivitas apapun.
Ironisnya .. sedikit sekali yang peduli dengan mereka. Satu saat ketika mereka pergi ke dinas kesehatan untuk melaporkan penyakit ini, bukannya mendapatkan tanggapan yang positif, mereka malah dimaki-maki dan disuruh pulang karena dianggap memalukan. Memalukan siapa??? Pantaskah mereka diperlakukan seperti itu?????
Tidak mudah memang menolong mereka, banyak sekali tantangannya. Belum lagi kondisi mereka diperparah dengan kondisi ekonomi yang sangat miskin, kondisi lingkungan yang tidak sehat, sulitnya mendapatkan air bersih, pengetahuan yang sangat minim, lokasi yang sangat terpencil, jauhnya dan minimnya obat di puskesmas, dan masih banyak lagi problem yang mereka hadapi.
"Siapa lagi yang mo peduli dan memperhatikan kami?" Itulah yang selalu mereka pertanyakan ....
[taken from fb notes mbak Krista, aktivis LSM Kesehatan Masyarakat dalam Perjalanannya di Sumba. Isi sudah seizin orang yang bersangkutan hehehe. Smoga catatan kecil ini membuka mata anda.]
Langganan:
Postingan (Atom)


