Tampilkan postingan dengan label Tips Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 September 2010

Tips kulit cerah dan putih?

Well, ane baca dari kaskus sih. Daripada lupa mending tak tulis di sini hehehe.

1. Banyak konsumsi jeruk nipis
Jeruk nipis punya kandungan vitamin C yang dapat membuat kulit menjadi putih, halus, dan kencang. Buah ini memiliki kandungan vitamin C yang bermanfaat sebagai antioksidan. Vitamin C yang memiliki ikatan L dalam setiap molekulnya, bagus untuk mencerahkan warna kulit. selain itu, jeruk juga kaya akan zat seperti bioflanid, minyak atsiri limonen, asam sitrat, linalin asetat, dan fellandren yang dapat menyembuhkan penyakit batuk, menurunkan demam, meningkatkan gairah seksual, dan membuat suara merdu.

2. Makan wortel
Beta karoten yang ada di wortel dapat mencegah dan mengatasi kanker, darah tinggi, menurunkan kadar kolesterol dan mengeluarkan angin dari dalam tubuh. Dan perasan wortel dapat dimanfaatkan sebagai minuman pemutih kulit

3. Yoghurt
Maskeran pake yoghurt bikin kulit cerah lho gan..enak juga sambil maskeran sambil dijilatin tu maskernya..hehe

Rabu, 11 November 2009

Ritme Tubuh




Tahukah anda fakta-fakta yang ditemukan lewat beberapa penelitian ini:

Malam hari pukul 9-11:
Saat pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (detoxin) di bagian system antibodi (kelenjar getah bening). Selama waktu ini harusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik lembut. Jika masih dalam kondisi tidak santai misalnya, ibu rumah tangga masih mencuci piring atau mengawasi anak belajar, bisa berdampak negatif bagi kesehatan.



Malam hari pukul 11-dini hari pukul 1:
Saat proses detoxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.



Dini hari pukul 3-5:
Detoxin di bagian paru-paru akan menyebabkan terjadinya batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi ini, karena proses pembersihan sudah mencapai saluran pernapasan, tidak perlu minum obat batuk supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.



Pagi pukul 5-7:
Detoxin di bagian usus besar. Pada waktu ini harus buang air di kamar kecil.



Pagi pukul 7-9:
Waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil. Anda harus makan pagi pada waktu ini. Bagi yang sakit, sebaiknya makan lebih pagi, yaitu sebelum pukul 06.30. Makan pagi sebelum 07.30 sangat baik untuk mereka yang ingin menjaga kesehatan. Yang tidak terbiasa makan terlalu pagi, lebih baik terlambat makan pagi hingga 9-10 daripada tidak sama sekali.



Duh, aye aja tidur jam 3 pagi dan sebelum bobok pasti aye denger lagu-lagu metal di headphone. Pantesan aye sakit mulu yah hehe.




Selasa, 13 Oktober 2009

Minta Maaf.

Masih terkenang oleh masa-masa dulu sewaktu gw belajar CCU di kuliah Inggris. CCU itu singkatan dari Cross Cultural Understanding, artinya adalah sebuah mata pelajaran yang mempelajari pemahaman budaya Barat dan membandingkannya dengan budaya Timur Indonesia. Wah, mata kuliah ini sangat menarik, apalagi kami diajar oleh dosen yang benar-benar tahu seluk-beluk orang Barat karena ia sudah terlalu lama tinggal di sana.

Banyak banget yang gw dapat dari sini. Dimulai dari sifat alami orang Barat yang menjadi alasan utama kenapa negara mereka sangat berkembang pesat, sampai pada kebiasaan dan hal lainnya. Tapi, ada satu hal yang membuat gw sangat kagum pada budaya Barat, sekaligus tertohok jika membandingkannya dengan budaya Indonesia. Well, bukan masalah waktu ngaret dan sifat bangsa kita yang pemalas juga sih. Itu sih semua orang juga tahu.

Yang paling buat gw malu sebagai orang Indonesia, adalah cara orang Barat meminta maaf.


Kalau orang Indonesia, mereka akan bilang, ”Sori ya....” atau ”Saya minta maaf sebesar-besarnya......”

Udah. Begitu doang.


Kalau orang Barat?

Sebagian besar, jika mereka benar-benar tulus ingin meminta maaf pada orang, mereka akan bilang,

”I’m sorry. How can I make it right?”


How can I make it right?’, seolah bentuk pernyataan bahwa mereka akan bersedia melakukan apapun untuk membayar kesalahan mereka. Tidak hanya mengakui kesalahan, tapi mereka juga sungguh-sungguh menyesal. Terkadang jika orang meminta maaf, kita mungkin tidak bisa melihat betapa menyesalnya mereka saat menyadari kesalahan mereka, dan mungkin mereka pun tidak akan kapok untuk melakukannya lagi. Tapi, budaya pernyataan sederhana orang Barat juga secara tidak langsung menyatakan bahwa mereka akan berusaha tidak akan melakukan kesalahan lagi.


Hey, bagaimana dengan para koruptor negeri ini?

Bagaimanakah cara mereka membayar kesalahan saat mengambil hasil keringat rakyat untuk dirinya sendiri?

Meminta maaf saja tidak pernah.

Bagaimana dengan aparat polisi yang selalu menipu orang-orang di jalan?

Kapolres pernah bilang bagaimana mereka akan membayar kesalahan mereka pada rakyat setelah aparatnya melakukan kejahatan?

Yang sederhana aja deh, bagaimana dengan toko-toko di Indonesia, iklan-iklan lebay di televisi mengenai produk mereka yang ternyata menipu dan mencurangi konsumen?

Pernahkah mereka membayar kesalahan mereka pada konsumen atau mengganti uang rugi ataupun memberikan barang baru jika barang yang dibeli cacat?

Bagaimana dengan diri anda sendiri?

Apakah anda bersedia melakukan apa saja untuk membayar kesalahan anda?



PS: Indonesia, ayo mulai budayakan perkataan ‘How can I make it right?’ setelah anda meminta maaf.



Jumat, 17 Juli 2009

Pacar, Pasangan hidup atau Gebetan?

Gw juga ga tau kenapa akhir-akhir ini banyak banget teman-teman yang ngomongin soal ini. Ada yang heboh banget soal gebetannya sampe satu divisi pelayan gereja ‘nyaris’ tau kalau yang namanya A suka sama B. Ada juga yang bingung karena ngga bisa bedain antara pacar dan pasangan hidup. Ada juga yang *sigh* sekali lagi nyindir gw karena belum punya pacar. Ow ow nyantai aja kali. Gw yang jomblo aja ga pernah kepikiran soal itu. Dan kalau topik ini mulai ditanyakan, cepat-cepat gw pake kalimat andalan gw.

”Duh, habisnya gw berambisi pengen punya cowok bule eropa utara sih. Gw ga level sama yang barang lokal.”


Hasil dari kalimat gw pun bervariasi. Berikut macam-macam tanggapan mereka:

Teman Si: *bengong sebentar* Mimpi tuh jangan ketinggian. Bak punduk merindukan matahari. Nanti kebakar baru nyaho.

Teman Mn: Bule di emperan tuh banyak noh. Abang-abang becak sekarang juga ada yang jadi bule loh.

Maksud loooo…?


Teman Wi: Ih, bule kan bau. *sniff-sniff* Tapi keknya cocok deh buat elo.

APAAAA…..?!!!!!!
Photobucket

Ya sutra la. Lupakan saja mereka. Sebenarnya, bukan masalah gw yang mau dibahas di sini. Gw mo ngomongin soal gender.

Gw sadar banget zaman sekarang sudah berubah. Peran wanita bahkan hampir menggulirkan kedudukan pria. Well, setidaknya itu terjadi di keluarga gw seh hehehe. *ga penting dot com* Menurut gw seh sah-sah aja kalau cewek duluan yang mengambil inisiatif. Dalam artian, buatlah si cowok kenal dulu dengan si cewek. Bukannya ada pepatah ‘Tak kenal, maka tak sayang’? Tapi, jangan berlebihan atau mencampuri kehidupan pribadinya. Ga penting banget, tau ga?! Yang ada malah dibenci. Ini juga berlaku buat kaum adam maupun kaum hawa di luar sana. Kalau mau gebet orang, cukup buat orang itu mengenalmu saja. Titik. Kalau orang spesialmu sudah mulai memberi respon yang positif dan membuka hatinya sama kamu, baru deh dilanjutkan usahamu ke level berikutnya hehe. Jangan maksa orang spesialmu untuk suka sama kamu, atau kamu yang belum berstatus apa-apa, tapi udah sok jadi pacar dia.

Eh, tapi ada juga loh jenis orang yang berpikiran sempit banget. Cewek ngejar cowok tuh menurut gw luar biasa banget. Perlu keberanian besar untuk melakukan hal itu. Tapi, ternyata masih ada juga di zaman sekarang cowok yang benar-benar benci cewek beginian. Alasannya, si cewek katanya ga punya harga diri, murahan dan melawan kodrat. Dia bilang itu udah aturan dari sononya kalau yang cowok yang ngejar cewek. Trus, dia pikir kita yang cewek harus terus diam menunggu cowok gitu doang? Hidih, keburu jadi bunga layu dong kalo ga datang-datang? Dan gimana juga kalo cowok yang suka ama kita cowok kelas E, kelas kacangan. Lantas, kita mau menyamakan kualitas kita sama dia? Ogah banget.

Ngapain kita nunggu-nunggu? Langsung aja gebet orang yang kamu banget. Buat manuver-manuver khusus, kalau perlu ikutin kegiatan dia sekalian. Misalnya, dia jadi panitia acara kampus, kamu juga ikutan aja jadi panitia. Atau mungkin dia punya hobi anime, kamu juga sok-sok tau soal anime. Setidaknya, kamu kan bisa ngomong-ngomong sama dia dan dengan begitu dia jadi kenal kamu. Gak usah pake malu-malu deh. Masih banyak kok orang-orang yang lebih parah kok, yaitu orang-orang yang sudah putus saraf (salah satunya mungkin aye hehehe). Keluar dari zona aman kamu dan mulai lakukan sesuatu untuk mendapatkan gebetan.


Kenapa gw belum punya pacar?

Orang-orang bilang standar gw ketinggian, tapi gw sendiri ngga merasa seperti itu. Masalahnya kalau gw menurunkan standar, gw takut akan berakhir seperti kedua orangtua gw. Gw lebih baik jomblo seumur hidup, jadi perawan tua daripada gw punya pasangan yang menjadi beban. If I ever get married, I just want to be happy, not to be suffered. Bukan berarti gw mau lepas tanggung-jawab, tapi gw butuh pendamping yang bisa mendukung gw mentally and financially—terserah orang mo bilang gw matre. Kita semua ga usah munafik. Orang hidup butuh duit. Tapi, jangan artikan kalau duit itu segala-galanya. Cari cowok berduit sah-sah aja tapi jangan jadikan ini faktor utama atau nantinya malah kamu ancur sendiri karena duit. Jadikan faktor finansial sebagai faktor penopang aja.

Salah satu teman gw lagi mengalami masalah berat dengan pasangannya. Cowok dia nyaris tidak bisa diandalkan sama sekali soal keuangan. Gw rasa karena si cowok terlalu dimanjakan oleh temanku, makanya cowok itu jadi ga mau kerja cari uang. Temanku sendiri juga bingung, kalau cowoknya ngga dikasih duit nanti kasihan, tapi kalo dikasih duit malah ga mau kerja. Gw pengen bilang ke teman gw untuk putusin cowok ga guna kek gitu, tapi hubungan mereka udah ga sekelas cinta monyet anak kelas sma lagi. Gw bahkan mencoba untuk tidak mencetuskan kata ‘putus’ ke dalam kepala teman gw. Takut kalau dia ter-sugesti dan dia putus bukan dengan kepala dingin. Bagaimana kalau cowok itu benar-benar PH (Pasangan Hidup) teman gw? Gw bisa tanggung jawab apa? Bagaimana kalau temanku terus-terusan menangis karena kehilangan cowoknya? Wow, obviously I don’t wanna take that risk.


Pacar atau PH?

Banyak orang yang sudah lama menjalin hubungan dengan seseorang merasa yakin kalau pasangannya itu adalah PH-nya. Duh, belum tentu loh. Seseorang yang bijaksana bilang sama gw kalau ciri utama PH adalah ketika pasangan kita malah makin mendekatkan kita pada Sang Pencipta. Wah wah….yang kaum atheis pasti langsung alergi dan muntah-muntah soal ini hohoho.

Coba deh pikir. Di mana lagi kita bisa mendapatkan damai sejahtera kalau bukan dari Nyang Punya Damai Sejahtera itu sendiri? Kata orang, keluarga itu bak kapal yang dibawa oleh SATU nahkoda, bukannya DUA. Kalau nahkodanya ada dua gimana kapal bisa jalan? Saran aye sih carilah pasangan yang seiman biar bisa saling menguatkan di dalam kepercayaan masing-masing. Ada beberapa teman aye yang orangtuanya lain agama. Yang bisa gw simpulkan adalah: kasihan anak-anaknya, selalu kejepit di mana-mana (emangnya sendal jepit? hohoho).

Pokoknya, yang paling penting mencari PH adalah hikmat. Buat yang cowok, jangan karena cewekmu cantik dan kelihatannya ‘baik’, trus langsung cepet-cepet dikawinin. Coba cari tahu dia dulu, kenali dia lebih jauh. Siapa tahu dia serigala berbulu domba. Jangan menyesal kalau setelah berumah tangga, istrimu busuk sampai ke tulang sum-sum. Woh, gw punya cerita segudang soal ini. Ada sepupu gw yang masa pacarannya dalam itungan bulan, trus langsung merit begitu aja. Awalnya, si calon istrinya baik sekali, malu-malu kucing kalo ngomong. Begitu merit, semua harta warisan keluarga dijual. Sampe ulos-ulos (kain adat batak yang satu kain harganya bisa tembus jutaan) pemberian orang juga dijual. AMPOOON DEEEH!!!

Ada juga cerita lainnya, sampai-sampai anaknya sendiri panggil emaknya ‘iblis’, padahal emaknya kalo ngomong sama orang-orang lemah lembut sekali dan sangat perhatian sama yang lain. Sapa sangka di dalam rumah bisa jadi iblis?

Dan buat kaum hawa. Kalau dalam masa pacaran si do’i sudah berani memukul anda, SEGERA TINGGALKAN DIA SECEPATNYA!!! Jangan mudah tergoda dengan permintaan maafnya yang mungkin disertai dengan tetesan air mata yang menetes. Camkan ini baik-baik. DIA AKAN MELAKUKANNYA TERUS PADA ANDA. LAGI…DAN LAGI….!!!

Ini juga paling penting!!! JANGAN PERNAH PERCAYA SETIAP KATA YANG KELUAR DARI MULUT COWOK. Sebelum mempercayai si do’i, lihat dulu buktinya. Misalnya, kalau dia bilang dia sayang sama kamu, lihat dulu bagaimana reaksi dia kalau kamu bilang lagi membutuhkan dia? Apa dia mau merawat kamu yang sedang sakit? Mau tetap setia sama kamu walau pjj? Pokoknya di setiap kesempatan, kamu HARUS lihat bukti nyata dulu. Jangan langsung terlena karena kata-kata indah yang nyaring bunyinya seperti tong kosong. Carilah cowok yang bisa diandalkan jangan cuma bull shit doang.

Oke, segini saja dulu. Nanti-nanti aye cerita lebih banyak hehehe.

Kamis, 09 Juli 2009

I learn....

Belakangan mata gw seolah dibuka oleh buku yang baru gw beli.

Segala sesuatu tentang gw udah ditentukan oleh Tuhan, jauh sebelum gw lahir. Baik itu warna kulit gw, jenis rambut gw, suku, ras, agama, sifat, latar belakang keluarga, bentuk mata gw, alis, hidung, penyakit yang gw derita dari gw kecil sampai besar. Semuanya dirancang secara mendetail sama Dia.

Selama ini banyak hal yang buat gw bertanya-tanya, “KENAPA GW, LORD?” Pertanyaan ini juga diajukan sama kedua orangtua gw karena diri gw yang tidak sempurna ini. Aral rintangan dan cobaan benar-benar mengikis mental kita semua sampai setengah gila, bahkan hampir melumpuhkan akal sehat gw sendiri sepenuhnya. Gw gak abisnya-abisnya berpikir. Di antara milyaran juta manusia di seluruh dunia, tapi kenapa harus GW?

I should just die, Lord.


So many times in the past I thought that way. Tapi, gw enggan melakukannya. Alasannya bisa dibilang sangat bodoh. Tau ngga kenapa? Gw cuma ngga berani menorehkan pisau dalam-dalam di urat nadi gw. Bukan berarti gw takut merasa sakit. Justru gw suka merasa sakit. I enjoy the pain so much on my body. Wuoooh, I love the feeling when I hurt myself and pour an alcohol on it. Buat gw, itu menyenangkan. Thrilling.

Gw ngerasa hidup gw ga guna, ga ada artinya. Kalaupun gw mati, emangnya gw bisa bawa perubahan apa sama dunia? Toh pemilihan Presiden akan tetap berlangsung tanpa gw. Komik Naruto akan tetap diterbitkan tiap bulan, dan jalan-jalanan Jakarta akan tetap macet walau ngga ada gw.

Proses demi proses gw jalanin. Sakit banget. Kayak tukang besi yang hendak membuat hasil karyanya. Besinya dipukul-pukul pake palu besar, trus dimasukin bara api ribuan celsius derajat, lalu dipukul-pukulin lagi sampai bentuknya sempurna.

Akhirnya, gw belajar.

Kalau Bapa tidak pernah lelah bekerja. Semakin Dia sayang sama gw, gw akan semakin ‘dipukul’. Dia hanya ingin makhluk ciptaan-Nya semakin sempurna, walau terkadang caranya sangat ekstrem. Tapi, itulah rencana Dia.

Gw juga belajar menerima diri gw, terutama menerima hal-hal yang ada di dalam tubuh gw. Inilah gw, baik dan buruknya gw sudah diatur Tuhan. Gw emang belum menjadi sempurna, tapi selama jantung gw berdetak, gw akan selalu ‘dipukul’. Berbagai badai besar akan menghadang kembali dan juga bara api yang membakar gw.

Tapi, Dia yang ada di atas sana, mengijinkan semua itu terjadi di hidup kita agar kita semakin berpegang padaNya. Mengandalkan Dia di setiap situasi dan kondisi.

Karena setiap rencana Tuhan selalu indah pada akhirnya. Membawa damai sejahtera hingga kekekalan menjemput kita.

Sebab Dia yang pada dasarnya, memegang teguh kehidupan kita.

Kamis, 25 Juni 2009

Bahaya Sepatu Hak Tinggi

Selama ribuan tahun, bermacam-macam gaya sepatu menjadi bagian dari fashion sekaligus sebagai tanda dari status dan kekayaan si pemakainya. Sepatu berhak tinggi ditemukan untuk melindungi pakaian dan sepatu dari kotoran di jalan.

Apakah benar sepatu berhak tinggi menjadi gaya hidup?

Tubuh anda harus membayar mahal untuk hal ini. Kebanyakan perempuan berpikir bahwa tidaklah lengkap jika tidak mengenakan sepatu berhak tinggi yang sesungguhnya memiliki dampak buruk. Delapan puluh persen perempuan yang mengenakannya mengalami masalah pada kaki mereka.

Sepatu hak tinggi lebih dari 2 cm dapat menyebabkan kerusakan postur pada tubuh dan risiko cedera karena jatuh. Selain itu, sepatu berhak tinggi membuat pemakai merasa sangat tidak nyaman. Tetapi kebanyakan perempuan tidak menyadari akan bahaya memakai sepatu berhak tinggi.


Studi yang dilakukan America Academy of Orthopedic Surgeon membuktikan perempuan yang sering menggunakan sepatu berhak tinggi, terutama hak di atas 5 cm, banyak yang mengalami radang sendi di sekitar lutut, paha, tulang panggul, bahkan ada yang sampai ke tulang belakang.

Sepatu hak tinggi juga dapat menyebabkan kelainan bentuk kaki yang permanen, yang perbaikannya memerlukan pembedahan. Menurut sebuah penelitian terbaru, lebih dari 20 ribu wanita berobat kerumah sakit setiap tahun dikarenakan memakai sepatu hak tinggi. lebih dari 1/3 wanita yang memakai sepatu hak tinggi, dilaporkan juga pernah mengalami jatuh.

Problem kuku ibu jari, bengkak pada kaki yang bisa mengakibatkan radang, pengetatan dan pemendekan tendon, retak tulang, metatarsalgia, neuroma, dan beragam problem kaki bagian depan, adalah merupakan komplikasi yang sangat umum yang terjadi pada penggunaan sepatu demikian.

Pemakaian sepatu hak tinggi untuk jangka waktu yang lama bisa melukai otot kaki, osteoarthritis lutut, dan sakit punggung, termasuk juga neuroma dan capsulitis dalam jangka pendek.

Kiat aman memakai sepatu hak tinggi:

1.Jangan memakai sepatu berhak tinggi terlalu lama, cukup beberapa jam saja.
2.Gunakanlah pada waktu-waktu tertentu, misalnya ke pesta atau menghadiri acara-acara resmi.
3.Untuk menjaga penampilan, boleh-boleh saja memakai sepatu hak tinggi ke kantor, tetapi kenakan saat datang menuju dan pulang kantor saja. Selama di kantor, pakailah sepatu yang lebih nyaman di kaki.

[taken from berbagai sumber]