Kehidupan seorang anak manusia yang tidak biasa dan penuh keganjilan dunia yang misterius.
Jumat, 25 Februari 2011
Perjuangan Babi Berkaki Dua
Seekor babi yang dapat berjalan dengan hanya dua kaki menjadi selebriti lokal di China.
Babi 10 bulan itu yang dikenal penduduk desa sebagai "Zhu Jianqiang" (babi yang berkehendak kuat) terlahir dengan hanya dua kaki depan dan telah belajar untuk menyeimbangkan tubuhnya dengan cukup baik agar bisa berjalan. Menurut pemiliknya, Wang Xihai, babi itu merupakan salah satu dari sembilan anak babi yang lahir di peternakannya Januari lalu.
Dia berkata, "Istri saya meminta saya untuk membuangnya tapi saya menolak karena babi tersebut hidup. Saya pikir saya harus memberinya kesempatan untuk bertahan hidup dan tak terduga babi itu bertahan dan sehat."
Beberapa hari setelah kelahirannya, Wang memutuskan untuk melatih anak babi berkaki dua itu berjalan dengan membuatnya bisa berdiri dengan mengangkat ekornya. Wang, sebagaimana dikutip Telegraph, Kamis (30/9), mengatakan, "Saya melatihnya untuk beberapa waktu setiap hari. Setelah 30 hari, babi itu sekarang dapat berjalan mundur dengan cukup baik."
Wang mengatakan sejak kelahiran babi itu, yang saat ini memiliki berat 50kg, rumahnya ramai dikunjungi orang. Sebuah kelompok sirkus bahkan menawarkan untuk membeli babi itu dengan harga mahal tetapi Wang menolak untuk menjualnya.
Dia mengatakan, "Binatang itu membuktikan kepada kita bahwa apa pun bentuk kehidupan, itu harus terus dijalani. Saya tidak akan menjualnya, tidak peduli berapa banyak tawaran itu.
Babi aja bisa, kenapa manusia enggak? Keep moving no matter what happen in life. Just don't give up!
Kamis, 24 Februari 2011
Kamu, Saya dan Para Penjagal
Sedihnya, saya menunggu kamu.
Satu, dua, tiga korban diserahkan pada saya oleh para penjagal.
Tumbal untuk hati saya yang hancur, kata mereka.
Tapi, saya tetap tunggu kamu.
Berapa bulan sudah berlalu?
Sekarang semua orang mulai bertanya-tanya saya ini kenapa.
Otak saya bermasalah? Saya sakit?
Fisik ataukah mental?
Saya sering menangkap basah para penjagal mempertanyakannya.
Saya mau kamu. cuma maumaumaumau kamukamukamukamu. Lalu, datanglah tanda titik. Di pikiran saya.
Para penjagal tidak tahu kalau ada musim semi di sekitar saya sejak kamu datang.
Walau betapa dinginnya musim dingin atau teriknya mentari musim panas, saya selalu merasa tinggal di dalam musim semi yang sejuk. Itu karena kamu.
Ups, saya salah. Para penjagal bisa membaca pikiran saya dari dulu. Mereka sudah tahu.
Satu per satu dengan perlahan mereka mulai menggerogoti fantasi musim semi saya.
PLAK! PLAK! PLAK! Para penjagal menampari saya dengan kitab tebal bernama 'kenyataan'.
Kamu pun berubah menjadi musim gugur. Hanya masalah waktu kamu akan menjadi musim dingin yang menusuk sampai tulang.
Tapi, entah kenapa.....
Tiba-tiba kamu berubah menjadi musim semi lagi.
Para penjagal mulai berjaga-jaga. Menyingsikan lengan, menajamkan tombak dan berdiri di dekat saya.
Setidaknya saya tidak sendirian jika musim dingin datang lagi.
Terima kasih, para penjagal tumbal saya. ^__^
[Picture taken: http://fc01.deviantart.net/fs19/f/2007/275/3/4/executioners_will_by_jameswolf.jpg]
Labels:
Dear Diary,
Kata-kata tak terucapkan
Rabu, 23 Februari 2011
Dia....
Untuk dia yang menyembunyikan rasa rindunya,
Apakah selalu menyulam kata-kata singkat menjadi kalimat tak berarti?
Dengan senyum kaku yang hanya diperlihatkan pada saya, lidahnya kelu dan kemudian lama menutup bibir tipisnya sambil menatap ke arah lain.
Untuk dia yang tidak mau mengakui perasaan rindunya,
Apakah selalu membiarkan waktu berlalu begitu saja dan memaksa hatinya yang merindu untuk membeku?
Lantas hanya menunggu sebuah pemicu untuk melelehkan bukit es yang merambat di hatinya, kemudian baru menghubungi saya?
Untuk dia yang terlalu gengsi mengatakan rasa rindunya,
Sadarkah akan perannya sebagai adam yang seharusnya berlari mengejar hati hawa yang akan menjadi tulang rusuknya?
Apakah harus sang hawa membentang busur di padang rumput dan membawa binatang buruannya di hadapan sang adam dan baru dia mau mengakui rasa rindunya?
Nonsens.
Saya tersenyum, tentu saja.
Saya tahu permainan ini.
Ya sudah. Mari, kita bermain.
[Picture taken: http://fc09.deviantart.net/fs14/i/2007/112/3/d/I_and_Him_by_oDi_lyja.jpg]
Minggu, 20 Februari 2011
Me and them
Gw mo cerita tentang semalam aja.
Malam minggu gw diajak jalan sama salah satu teman yang gw sebut di posting sebelumnya. Mau ke gunung, katanya. Tauknya gw malah diajak ke warung kecil (yang emang letaknya bisa dibilang di gunung juga sih). Cuman ngobrol-ngobrol dan main kartu sebentar. Lima cowok dan tiga cewek termasuk gw. Dan gw cuma kenal satu orang di antaranya. And damn, gw dijodohin lagi ama teman gw.
Selintas gw pikir ngga tertarik sama sekali. Lima cowok yang dikenalin ke gw gayanya kayak preman semua. Baju ala anak alay, skinny jeans, dark color clothes and all. Untung no tattoos and piercings. Mereka masih 'baik' dalam hal premanisme wakakaka. Lama-lama setelah gw bengong memperhatikan mereka semua (biasalah, gw kalo di tengah-tengah orang yang tak dikenal pasti hanya diam), satu orang mencuri perhatian gw. Tentu aja dia beda sama si Ikkyu (cowok yang ane suka), yang tinggi, putih, pendiam dan tersenyum mempesona (halah!). Cowok yang gw perhatiin tingginya sebelas tiga belas sama gw. Errr.... putih sih, cakep sih, ma-matanya bagus. Wakakakaka...oke, gw ngaku deh, dia cakep tapi masih cakepan Ikkyu hihihi.
Kita kasih nama apa ya enaknya untuk cowok ini? Roki aja gimana? hehehe. Singkat kata si Roki kepribadiannya beda jauh ama Ikkyu. And all people said, he is R-I-C-H. Tapi, itu katanya. Masalahnya dari gaya-gayanya ngga keliatan sih (lihat tulisan gw di atas). Dia cerewet, banyak omong, suka ngerjain orang, usil bin jail, tuti, ah banyak deh. And no, he hasn't got my heart yet. He just...well attractive.
He's quite jerk. Karena gw dan teman gw dikerjain ama dia. Gw ngga mau bilang gw dikerjain kek apa. Memalukan banget soalnya *nangis di pojokan*. Sebenarnya, teman gw yang dikerjain, tapi gw juga kena getahnya. Damn. But, still. I want to get to know him more. It's fun just to see him aside.
Masih di malam minggu. Saat malam semakin malam (halah, lebay), kita ketemu temannya teman gw lagi. Dia cowok kepala plontos yang misterius. Begitu ketemu, teman gw langsung ditarik temannya buat ngobrolin sesuatu yang serius. Gw cuman bengong ngeliatnya. "Hai, Ines! Gimana kabar?" Cowok asing itu nyapa gw. Gw tambah bingung lagi soalnya gw ngga ngerasa pernah kenalan sama dia, tapi dia nyapa gw kek kita udah kenal lama.
Dan ternyata emang bener, kita udah pernah kenalan, tapi gw lupa hehehe. "Bang, emangnya kita pernah kenalan ya bang? Kok aku gak kenal?!" Wakakakakak gw kaget ama mulut blak-blakkan gw. Dia langsung melengos, tarik nafas dalam-dalam, sedikit tersinggung.
Pokoknya, pembicaraan kami bertiga lumayan membingungkan deh pokoknya. Dari ngomong tentang pahitnya kehidupan, apa itu arti cinta, filosofi hidup, agama, Tuhan. Sumpah, berat banget topiknya. Eh, ngga tauknya, ujung-ujungnya dia mo minjem duit ke gw hahahahhaha. Lucu juga sih.
Trus tiba-tiba dia kasih pengumuman ke kita, "Eh, gw udah pasang tato loh. Dua biji, " kata dia. Temanku langsung penasaran dan tanya, "Tumben pasang tato bang. Dalam rangka apa pasang tato?" "Kayak yakuza. Kau tahu yakuza apa? Kayak gimana prinsip hidup, kau tahu?" Gw sih tahu yakuza itu apa, tapi gw ngga tahu gaya hidup yakuza kek apa. Tiba-tiba abang itu bilang, "Mungkin aku seperti yakuza. Tato dianggap sebagai prestise, pencapaian harga diri di antara rekan-rekannya. Karena mereka mengukir tato untuk mengenang orang yang mereka bunuh."
And we're both spacing out to the sky, thinking deep down in our heart, 'Abang itu beneran habis bunuh orang?' Tapi, ngga sepatah kata pun kami ucapkan. Kami berdua, literally, cuman bengong.
Malam minggu gw diajak jalan sama salah satu teman yang gw sebut di posting sebelumnya. Mau ke gunung, katanya. Tauknya gw malah diajak ke warung kecil (yang emang letaknya bisa dibilang di gunung juga sih). Cuman ngobrol-ngobrol dan main kartu sebentar. Lima cowok dan tiga cewek termasuk gw. Dan gw cuma kenal satu orang di antaranya. And damn, gw dijodohin lagi ama teman gw.
Selintas gw pikir ngga tertarik sama sekali. Lima cowok yang dikenalin ke gw gayanya kayak preman semua. Baju ala anak alay, skinny jeans, dark color clothes and all. Untung no tattoos and piercings. Mereka masih 'baik' dalam hal premanisme wakakaka. Lama-lama setelah gw bengong memperhatikan mereka semua (biasalah, gw kalo di tengah-tengah orang yang tak dikenal pasti hanya diam), satu orang mencuri perhatian gw. Tentu aja dia beda sama si Ikkyu (cowok yang ane suka), yang tinggi, putih, pendiam dan tersenyum mempesona (halah!). Cowok yang gw perhatiin tingginya sebelas tiga belas sama gw. Errr.... putih sih, cakep sih, ma-matanya bagus. Wakakakaka...oke, gw ngaku deh, dia cakep tapi masih cakepan Ikkyu hihihi.
Kita kasih nama apa ya enaknya untuk cowok ini? Roki aja gimana? hehehe. Singkat kata si Roki kepribadiannya beda jauh ama Ikkyu. And all people said, he is R-I-C-H. Tapi, itu katanya. Masalahnya dari gaya-gayanya ngga keliatan sih (lihat tulisan gw di atas). Dia cerewet, banyak omong, suka ngerjain orang, usil bin jail, tuti, ah banyak deh. And no, he hasn't got my heart yet. He just...well attractive.
He's quite jerk. Karena gw dan teman gw dikerjain ama dia. Gw ngga mau bilang gw dikerjain kek apa. Memalukan banget soalnya *nangis di pojokan*. Sebenarnya, teman gw yang dikerjain, tapi gw juga kena getahnya. Damn. But, still. I want to get to know him more. It's fun just to see him aside.
Masih di malam minggu. Saat malam semakin malam (halah, lebay), kita ketemu temannya teman gw lagi. Dia cowok kepala plontos yang misterius. Begitu ketemu, teman gw langsung ditarik temannya buat ngobrolin sesuatu yang serius. Gw cuman bengong ngeliatnya. "Hai, Ines! Gimana kabar?" Cowok asing itu nyapa gw. Gw tambah bingung lagi soalnya gw ngga ngerasa pernah kenalan sama dia, tapi dia nyapa gw kek kita udah kenal lama.
Dan ternyata emang bener, kita udah pernah kenalan, tapi gw lupa hehehe. "Bang, emangnya kita pernah kenalan ya bang? Kok aku gak kenal?!" Wakakakakak gw kaget ama mulut blak-blakkan gw. Dia langsung melengos, tarik nafas dalam-dalam, sedikit tersinggung.
Pokoknya, pembicaraan kami bertiga lumayan membingungkan deh pokoknya. Dari ngomong tentang pahitnya kehidupan, apa itu arti cinta, filosofi hidup, agama, Tuhan. Sumpah, berat banget topiknya. Eh, ngga tauknya, ujung-ujungnya dia mo minjem duit ke gw hahahahhaha. Lucu juga sih.
Trus tiba-tiba dia kasih pengumuman ke kita, "Eh, gw udah pasang tato loh. Dua biji, " kata dia. Temanku langsung penasaran dan tanya, "Tumben pasang tato bang. Dalam rangka apa pasang tato?" "Kayak yakuza. Kau tahu yakuza apa? Kayak gimana prinsip hidup, kau tahu?" Gw sih tahu yakuza itu apa, tapi gw ngga tahu gaya hidup yakuza kek apa. Tiba-tiba abang itu bilang, "Mungkin aku seperti yakuza. Tato dianggap sebagai prestise, pencapaian harga diri di antara rekan-rekannya. Karena mereka mengukir tato untuk mengenang orang yang mereka bunuh."
And we're both spacing out to the sky, thinking deep down in our heart, 'Abang itu beneran habis bunuh orang?' Tapi, ngga sepatah kata pun kami ucapkan. Kami berdua, literally, cuman bengong.
Kamis, 17 Februari 2011
Lost People
Gw ngga mau kritik orang. But, I gotta admit, kehidupan gw yang sekarang dikelilingi banyak orang 'hilang' atau 'tersesat' or whatever, gw ngga mau mengkritik mereka apalagi memberi mereka label dan belagak kek gw orang bener atau semacamnya.
Tapi, satu dan berbagai hal lainnya yang mereka lakukan udah sangat mengganggu kredibilitas serta nama baik gw. Ya iyalah, gw bukan marah lagi sekarang gara-gara ulah mereka. Ibaratnya gw mungkin sekarang udah bisa berubah jadi HULK saking emosinya. Bahkan ada yang jauh lebih parah dari itu. Makin lama gw merasa jadi terpengaruh ama mereka. Parah banget. Apa perlu gw jauhin semua teman gw? Tapi gimana dong? Cuma mereka teman gw di kota yang gw tinggal sekarang ini.
Oke, gw ceritain kayak apa teman-teman gw itu.
Nama Inisial: E.S.
Cewek. Tukang Bull Shit Parah. Tukang tipu. Procrastinator parah. Playgirl. Matre. Semua temannya, ngga cewek ngga cowok, pasti dimintain untuk kasih duit atau traktirin dia. Suka nongkrong di pinggir jalan kayak preman. Sering malakkin cowok-cowok yang nge-fans ama dia. Gw kesal banget semua kerjaan gw pasti ngga pernah beres di tangan dia. Kalo janjian, dia ngaret ampe berjam-jam. Semua yang keluar dari mulutnya adalah sebuah plot kebohongan yang manis untuk membuat lawan bicaranya merasa lebih baik. Nilai bahaya dari orang ini 8 dari 10.
Nama Inisial: C.B.
Cewek. Mulut jamban tingkat dewa. Kosakatanya selalu berkisar antara isi jamban, kebun binatang, dan sumpah serapah yang buat telinga serta hati panas. Suka kentut sembarangan serasa semua tempat umum rumah dia. Kalo ngupil dia nempel upil nya seenak udel nya. Pushy and bossy. Lo ngga bisa berkutik kalo dia udah buka mulut. Matre parah. Sama juga kek yang di atas kalo udah nyangkut masalah cowok. Dia selalu maksa dan maksaaaaa orang sampe dia dapat apa yang dia mau.
Nama Inisial: T.S.
Cowok. Pervert. Brengsek. Suka dugem, mabok-mabokkan dan main cewek. Otaknya sering ngeres. Yah, pokoknya emang brengsek deh. Dia orangnya ngga bisa diajak bercanda, apalagi kalo masalah ranjang, dia langsung anggap serius soal gituan. Si brengsek ini seriusan ngira gw cewek gampangan yang bisa diajak sekamar. Beruntung si bangke ini masih bisa hidup sekarang. Coba kalo nggak dari dulu-dulu gw belajar nahan emosi, gw ngga tahu deh apa yang bisa gw lakuin ama dia. Mungkin udah gw cincang-cincang sampe ribuan. Gw juga herannya masih bisa temenan ama dia setelah dia ngerusak nama baik gw. Ya sudahlah. Lebih baik mengampuni daripada membunuh bwakakakaka. Tapi yeah, pervert-nya masih ngga berubah.
Nama Inisial: R.C.
Cowok. Ex-Pervert keknya. Jiah, ngga tahu juga. Tapi coba deh sebutin semua hiburan malam yang pernah ada di dunia ini. Dia bilang sih dia udah jalanin semuanya. Dia anggota klub moge alias motor gede Harley Davidson. Pengusaha sukses. Lidahnya manis dan suka colek-colek orang kek kucing. Untungnya gw anggap dia kek abang sendiri. Coba kalo bukan, gw lempar ke afrika karena berani colek-colek gw. Dia orangnya gampang tersinggung. Duh, harus jaga omongan deh kalo ngomong ama dia -__-
Duh, masih banyak yang lainya. Tapi ane males nulisnya. Udah ya segini aja. Sisanya kalo inget aja.
Tapi, satu dan berbagai hal lainnya yang mereka lakukan udah sangat mengganggu kredibilitas serta nama baik gw. Ya iyalah, gw bukan marah lagi sekarang gara-gara ulah mereka. Ibaratnya gw mungkin sekarang udah bisa berubah jadi HULK saking emosinya. Bahkan ada yang jauh lebih parah dari itu. Makin lama gw merasa jadi terpengaruh ama mereka. Parah banget. Apa perlu gw jauhin semua teman gw? Tapi gimana dong? Cuma mereka teman gw di kota yang gw tinggal sekarang ini.
Oke, gw ceritain kayak apa teman-teman gw itu.
Nama Inisial: E.S.
Cewek. Tukang Bull Shit Parah. Tukang tipu. Procrastinator parah. Playgirl. Matre. Semua temannya, ngga cewek ngga cowok, pasti dimintain untuk kasih duit atau traktirin dia. Suka nongkrong di pinggir jalan kayak preman. Sering malakkin cowok-cowok yang nge-fans ama dia. Gw kesal banget semua kerjaan gw pasti ngga pernah beres di tangan dia. Kalo janjian, dia ngaret ampe berjam-jam. Semua yang keluar dari mulutnya adalah sebuah plot kebohongan yang manis untuk membuat lawan bicaranya merasa lebih baik. Nilai bahaya dari orang ini 8 dari 10.
Nama Inisial: C.B.
Cewek. Mulut jamban tingkat dewa. Kosakatanya selalu berkisar antara isi jamban, kebun binatang, dan sumpah serapah yang buat telinga serta hati panas. Suka kentut sembarangan serasa semua tempat umum rumah dia. Kalo ngupil dia nempel upil nya seenak udel nya. Pushy and bossy. Lo ngga bisa berkutik kalo dia udah buka mulut. Matre parah. Sama juga kek yang di atas kalo udah nyangkut masalah cowok. Dia selalu maksa dan maksaaaaa orang sampe dia dapat apa yang dia mau.
Nama Inisial: T.S.
Cowok. Pervert. Brengsek. Suka dugem, mabok-mabokkan dan main cewek. Otaknya sering ngeres. Yah, pokoknya emang brengsek deh. Dia orangnya ngga bisa diajak bercanda, apalagi kalo masalah ranjang, dia langsung anggap serius soal gituan. Si brengsek ini seriusan ngira gw cewek gampangan yang bisa diajak sekamar. Beruntung si bangke ini masih bisa hidup sekarang. Coba kalo nggak dari dulu-dulu gw belajar nahan emosi, gw ngga tahu deh apa yang bisa gw lakuin ama dia. Mungkin udah gw cincang-cincang sampe ribuan. Gw juga herannya masih bisa temenan ama dia setelah dia ngerusak nama baik gw. Ya sudahlah. Lebih baik mengampuni daripada membunuh bwakakakaka. Tapi yeah, pervert-nya masih ngga berubah.
Nama Inisial: R.C.
Cowok. Ex-Pervert keknya. Jiah, ngga tahu juga. Tapi coba deh sebutin semua hiburan malam yang pernah ada di dunia ini. Dia bilang sih dia udah jalanin semuanya. Dia anggota klub moge alias motor gede Harley Davidson. Pengusaha sukses. Lidahnya manis dan suka colek-colek orang kek kucing. Untungnya gw anggap dia kek abang sendiri. Coba kalo bukan, gw lempar ke afrika karena berani colek-colek gw. Dia orangnya gampang tersinggung. Duh, harus jaga omongan deh kalo ngomong ama dia -__-
Duh, masih banyak yang lainya. Tapi ane males nulisnya. Udah ya segini aja. Sisanya kalo inget aja.
Kamis, 10 Februari 2011
Pertanyaan BEGO (sumpah, gw ngakak mampus)
Iseng-iseng gw buka website dan gw menemukan satu artikel yang isinya pertanyaan bego banget. Perut gw sakit pas bacanya. So here we go.
Yak, begitulah pertanyaan-pertanyaan dodol dari orang dodol. Btw, gw ambil ini dari sini (http://www.barnorama.com/omg-question)
Ya ampuuuuun. Canada ada di samping negara elo dan elo ngga tahu? Parah!!!!!
OH MAI GOT!!!! Do you have to ask it? Jahat banget. Kek ngerasa midget itu bukan manusia ya?
Sorry Sir, kayaknya sih emang anak elo retard deh kalo emang beneran kek gituh. Bukannya ngejek sih. Gw cuman concern.
Bwakakakakak. Gw jadi makin ngakak pas baca jawabannya.
DODOL. PERTANYAAN DODOL ORANG NARSIS. Jangan-jangan yang nanya itu si Ellious Grinsant dodol? Beuh, dia kan' narsisnya gak ketolongan hiehehehe....
Errr....yang begitu ituh namanya merokok kan'? Jiah.
Dodol. Kalo gituh ngapain beli mobil kalo ngga bisa beli bensin? Parah euy!
err.... nama yang bener itu Justin Bieber, lols.
Serius deh. Ini orang cacat mental deh. Masa dia nanya beginian? Trus jawabannya juga dianggap serius. DODOL.
DODOOOOOOOOOL.
Yak, begitulah pertanyaan-pertanyaan dodol dari orang dodol. Btw, gw ambil ini dari sini (http://www.barnorama.com/omg-question)
Jumat, 04 Februari 2011
Long Time No See
Lama tak bertemu. Apa kabar dengan diriku?
Ane bingung jawabnya. Relevan ngga kalo saya bilang saya tenggelam di lautan tak bernama?
Ada teman saya yang sudah lama tidak saya temui berkata dengan suara lirih setelah mengamati saya beberapa saat, "Jiwa kamu kok kosong?" Yeah, whatever-lah.
Saya ingin sendiri dan menikmati kesendirian dulu. Mungkin. Entahlah, saya sendiri tidak yakin. Nyatanya, kalo saya benar-benar sendirian, saya bisa menggila sampai tidak bisa makan berhari-hari.
Saya memang aneh.
Dan mungkin. Saya butuh Tuhan?
Yeah, sudah lama saya tidak bertemu Dia, apalagi mengobrol dengan-Nya.
Bla. Bla.
Ane bingung jawabnya. Relevan ngga kalo saya bilang saya tenggelam di lautan tak bernama?
Ada teman saya yang sudah lama tidak saya temui berkata dengan suara lirih setelah mengamati saya beberapa saat, "Jiwa kamu kok kosong?" Yeah, whatever-lah.
Saya ingin sendiri dan menikmati kesendirian dulu. Mungkin. Entahlah, saya sendiri tidak yakin. Nyatanya, kalo saya benar-benar sendirian, saya bisa menggila sampai tidak bisa makan berhari-hari.
Saya memang aneh.
Dan mungkin. Saya butuh Tuhan?
Yeah, sudah lama saya tidak bertemu Dia, apalagi mengobrol dengan-Nya.
Bla. Bla.
Sabtu, 15 Januari 2011
Diakah?
Saya panggil dia Ikkyu.
Manusia yang terlalu baik, menurut saya. Senyumnya lebar dan hangat. Seperti matahari, kata saya. Kaum hawa mana yang tidak meleleh di depan matahari seperti itu, eh? Setidaknya perempuan yang waras akan berteriak di dalam hatinya (jika memang tidak kelihatan di luar), "Hwaaaa, cakepnya cowok ini". Tunjuk satu orang, siapa saja, korek hatinya yang terdalam, apa kata mereka tentang Ikkyu di sana pasti senada.
Ikkyu bersahabat dengan teman saya.
Repeat. BERSAHABAT bukan BERTEMAN. Dengan TEMAN saya yang tentu saja mereka bukan SAHABAT saya. Tolong, dibedakan. Tapi, ini bukan berarti saya bermasalah dengan hal ini. Ngga kok biasa saja. Sungguh. Walau kadang saya bingung dengan hubungan mereka. Wajar kan'? Sebagai manusia, saya berpikir kenapa mereka begitu, kenapa dia begini, kenapa dianya malah begitu, kenapa dia begini. Sekali lagi, wajar kan'?
Then, BAM!!! Ikkyu mengaku, dia juga bingung. HAHAHA. Ini yang buat saya ketawa. Hampir mampus waktu itu. Ah, sudahlah. Kenapa sih harus dipikir mendalam begitu? Dijalani saja dahulu. Memang tidak bisa ya? Saya suka kamu. Kamu nyaman di samping saya. Ya sudah begitu saja. Ngga masalah kalau memang hati kamu bercabang ke kiri dan ke kanan. Saya tidak terlalu mempedulikan detil kecil seperti itu.
Ini rahasia, tapi mungkin sebenarnya saya desperately need Ikkyu so much. Saya butuh Ikkyu yang memastikan saya tidak lari memeluk masa lalu. Saya butuh Ikkyu agar pikiran saya tidak melayang ke belakang dan menangisinya tiap detik dalam hidup saya. Saya butuh Ikkyu untuk tetap melihat ke depan dengan harapan setinggi langit.
Dear Ikkyu, sekarang ini saya hanya berharap kamu jadi sahabat saya. Sungguh saya belum sanggup untuk memastikan perasaan saya, setidaknya untuk sementara ini. Saya tahu kamu juga begitu. Jadi, saya minta untuk selanjutnya kamu jangan mempertanyakan pertanyaan bodoh lagi. Mengapa. Kenapa. Apa. Siapa. Ah sudahlah. Bisakah kita terlebih dahulu menjadi diri kita masing-masing sebelum mempertanyakan pertanyaan-pertanyaan itu?
Saya hanya ingin menjadi diri saya sendiri.
Sudah lama saya menjadi orang lain.
Ikkyu, saya harap kamu mengenal diri saya yang sesungguhnya.
Dan jika waktunya tiba untuk mengambil keputusan, saya harap semuanya bahagia. Saya percaya Tuhan sudah menyediakan siapa pasangan saya. Kalaupun bukan Ikkyu, saya yakin ada yang lebih baik di luar sana.
Itu saja.
Langganan:
Postingan (Atom)










