
Jenis manusia itu ada bermacam-macam. Ya sifat, karakter, habit dari masing-masing manusia bisa sangat jauh berbeda. Apalagi kalau menyangkut kaum hawa, jumlah variasi jenisnya makin beragam. Dari sekian triliunan varian itu, gw dari dulu menemukan satu jenis stereotype kaum hawa yang cukup menyebalkan dan tidak rasional menurut gw. Gw nggak tahu harus memberi label apa pada cewek-cewek tipe beginian tapi gw akan jelaskan bagaimana ciri khas mereka.
Pertama, their life is always around boys and boys. Nyaris setiap hari mereka menunggu pria impian mereka karena mereka butuh untuk dicintai dan dipuja oleh pria. Yeah, there’re some girls out there yang merasa diri mereka eksis di muka bumi ini dengan cara berpikir seperti itu. Dalam pencapaian misi tersebut, ada beberapa cewek yang tidak segan-segan mengambil jalan keras dengan melakukan apapun yang diperlukan bahkan menggunakan kekerasan, manipulasi, materi, apapun itu demi mendapatkan cinta.
Ada satu orang penganut jalan ini pernah bilang sama gw, “Everything is fair and square in love”. Jeh, ini gila namanya. Sampai segitunyakah membutuhkan pria lantas pantas untuk melupakan moral dan norma semata?
I’m not gonna lie in here. I admit it, I do want to be loved and adored sometimes. Dalam keadaan jomblo kek sekarang, gw terkadang berangan-angan mempunyai pacar, but puh-lease….I don’t need just any boys to be my boyfriend. What I do need so bad is just the boy or guy that I love so muuuuuch. The term of words ‘like’ and ‘love’ have many differents to me. Gw suka cowok tinggi, kulit terang, baik, sopan, rambut pirang, lurus dan bermata biru kalau bisa. But I could be in love with dark skin guy, rambut keriting, rude and stuff that I hate the most. And this kind of thing called ‘love’ could be the most beautiful feeling you ever felt, so why girls are so much craving about dating with just any boys.
Hey, girls…..please deh. Kalian mungkin mengejar pria karena ingin merasakan cinta, tapi kalau lawan jenismu itu emang jodohmu, love will come to you eventually. Ngapain sih ngelakuin hal-hal nggak berguna yang malah ngerugiin dirimu sendiri? Sadar nggak sih kalau itu cuma ngerusak nama baik elo aja? Dan tolong yah, kalau kalian memang sebegitu menyedihkannya ingin mendapatkan pacar, bukan berarti semua cewek sama dengan kalian.
Gw emang jomblo, but I don’t need just any boys/guys. All I need is someone that I love so much. Period.
Read More....
Jumat, 12 Maret 2010
Scary Girls
I need Support

Masih tentang cowok yang gw sukain ituh hihihi. Bisa dibilang udah lumayan banyak peristiwa yang terjadi setelah beberapa bulan gw jatuh cinta ama orang itu. Pengen banget gw bagi semuanya di sini, tapi gw belum yakin kalau itu akan membawa hal yang baik atau buruk buat gw, Masalahnya: 1. Gw mulai curiga ‘orang itu’ tahu keberadaan blog gw. Kalau orang itu baca tulisan ini pastinya dia akan langsung tahu siapa yang gw bicarain di sini. 2. Orang-orang RW (real world) sudah banyak yang tahu blog ini. Gw ngga mau meresikokan diri menjadi bahan tertawaan orang-orang di sekitar gw.
Tapi ada hal yang pengen gw ceritain soal hidup gw yang sekarang. Ini tentang komunitas choirs yang gw ikutin di gereja. Awalnya gw sukacita terlibat dalam kegiatan ini. Gw bernyanyi tanpa beban karena yang gw lakuin semata hanyalah buat Tuhan. Seiring waktu berjalan, gw mulai memperhatikan beberapa kebusukan yang nampaknya sudah tak dapat ditolong lagi. Pertama, Ketua tim yang tidak bisa menjaga sikap dan perkataannya. If you ask me, gw akan bilang Ketua Tim kami itu orang yang kekanak-kanakkan karena ia tidak tahu bahwa pentingnya peranan seorang Pemimpin untuk memotivasi anggotanya dan membimbing kami menjadi lebih baik. Tapi yang terjadi, si Ketua menginjak-injak mental kami dan menunjukkan bahwa betapa pecundangnya masing-masing dari kami.
Hey, menyanyi itu tidak gampang untuk orang awam. Gw pribadi jadi merasa tertekan dan akhirnya tidak bisa menyanyi dengan baik karena sikapnya itu. Dan yang paling gw benci adalah betapa lancangnya dia menghakimi seseorang dengan asumsi tidak bertanggung-jawab yang kemudian dia tumpahkan di tengah-tengah semua anggota choir hingga menimbulkan persepsi yang sepenuhnya salah tentang si korban tertuduh. Lebih lucunya lagi, ketika Ketua Tim diminta pertanggung-jawaban dengan sikapnya itu, dia dengan senyum salah tingkah akan menjawab, ”Oh, itu kan Cuma bercanda.”
Yeah, talk that to my butt. Bercanda kok pake diomongin segala di tengah-tengah pertemuan anggota?
And the most ridiculous thing of all that Our Leader is always craving for attention. Dia selalu mencari cara untuk menjadi center of attention, terutama kalau sekelompok lawan jenis ada di sekitarnya. Dia biasanya akan marah kalau diinterupsi dalam proses pdkt nya pada makhluk yang (malangnya) sudah di-tag ama dia.
Okay. Let’s put that aside. Kebusukan lain di komunitas ini adalah dua topeng beberapa anggotanya yang benar-benar memuakkan. Mereka bisa dengan lihainya memakai wajah superrrrr baik nan ramah dan juga berkata-kata manis penuh madu yang menyanjung kita, tapi di belakang mereka akan berubah 180 derajat, menjelek-jelekkan si korban tertuduh dan menertawainya habis-habisan. Gw pernah mengutarakan langsung tentang hal ini, tapi yang gw dapat malah gw dicap ‘anak-anak’ oleh mereka. Gw tahu mungkin kondisi emosi gw yang lagi hancur-hancuran mendorong gw menjadi orang yang lebih sensitif dan gampang marah, tapi yang gw bilang itu kenyataan. Siapapun tidak suka kalau diperlakukan seperti itu. Sungguh gw ngga abis pikir kenapa mereka malah menyangkal kalau mereka memang melakukannya. Munafik? Yeah, tidak ada maling yang mengaku dirinya maling, bukan?
Gw mengungkapkan poin-poin kebusukan choir di atas bukan karena gw anak kecil yang karena sikap tidak dewasanya menjelek-jelekkan orang lain untuk membuktikan bahwa gw lah yang paling benar. Bukan itu tujuan gw. Gw tahu kok yang namanya terlibat dalam kelompok sosial, atau masyarakat dalam konteks lebih besarnya, masalah gesekan seperti ini sudah pasti akan selalu terjadi. Lebih parah lagi di dunia kerja yang terkadang tidak mengenal nilai moral sekalipun, apalagi ke-Tuhan-an. Gw tahu banget soal itu.
Alasan gw mengungkapkan hal di atas adalah karena gw butuh orang-orang yang mendukung gw. Gw tahu gw mungkin salah karena gw bukan orang yang sempurna, tapi ada satu yang gw yakinin bahwa gw nggak sepenuhnya salah karena semua pendapat gw didasarkan kejadian faktual yang gw dengar dan alami sendiri, bukannya gw dengar dari si A atau B dan kemudian membuatnya besar. Dan mungkin gw terkesan anak kecil karena menganggap hal kecil ini menjadi sesuatu yang besar, tapi yang gw tahu adalah gw telah dihakimi oleh sebagian besar orang hanya karena tuduhan yang tidak bertanggung-jawab yang belum sempat diklarifikasi oleh penuduh dan gw ngga suka itu.
The thing is I can’t have any other judgement anymore. Gw udah cukup dihakimi dengan begitu brutalnya di keluargaku, di kampus, lingkungan, dan komunitas yang lain. Jauh-jauh lebih parah. Seratus kali lipat lebih brutal dari situasi di atas mungkin. Dan choir yang seharusnya menjadi oasis hidup gw, tempat gw merasa lebih baik dengan setitik embun rasa nyaman malah melakukan hal serupa seperti tempat-tempat lainnya?! Of course It’s a big thing for me. I feel so dissapointed, sad, angry. Why can’t I have one place that make me feel good of myself? Just one place, please. One place that make me feel accepted just the way I am. One place that I can be myself.
Di mulut gw bilang gw memang memaafkan mereka. Di mulut, gw masih menebar senyuman ramah, tapi sebenarnya gw ngga bisa lagi seperti dulu. Gw merasa memakai topeng kalau ada di sekitar mereka. Begitupun juga sikap mereka terhadap gw terasa sama palsunya seperti payudara Pamela Anderson.
I hate for being fake and faked.
Yang paling menyedihkan adalah, gw masih dihakimi di belakang, tapi dengan sangat rahasia dan juga tertutup. Hanya orang-orang ekslusif yang tahu tentang penghakiman rahasia ini dan mereka benar-benar menjaga agar gw sama sekali tidak tahu dan merasakannya. Dan sayangnya, gw masih seperti yang dulu, hanya bisa diam melihat keadaan, tidak berani mengeluarkan semua isi hati gw sepenuhnya, menjadi pengecut yang menyedihkan. And the real reason I write all of those things coz’ I want a support to be brave. I need that so I can tell what’s really going on in my heart and head.
Ketika gw mengemukakan beberapa ‘kebusukan’ choir langsung di tengah-tengah forum pertemuan anggota, mereka malah memutarbalikkan fakta dan menyangkalnya. Bodohnya, gw malah mengikuti permainan mereka, padahal di kepala gw sudah tersusun kalimat-kalimat yang membuat mereka tertusuk tombak sebesar tiang listrik dan menangis tersedu-sedu. But I told myself, I don’t wanna hurt people, instead I got hurt severely inside coz I didn’t tell the real fact to them. Dan gw butuh dukungan kalian, gw ngga mau merasa seperti ini lagi. Gw nggak mau merasa menjadi pecundang lagi.
Gw nggak ngerti kenapa gw selalu susah mengutarakan perasaanku sendiri dengan kata-kata yang tepat. But I know, I can always think all words that I wanna get them back. The problem is I can’t let it out from my head. Maybe I’m not brave enough. Please, I need a support.
Read More....
Jumat, 19 Februari 2010
Miss me?

Kangen sama gw nggak sih kalian?
Dari kemarin hari banyak banget orang yang nanyain update terbaru blog ini. Bahkan ada orang asing yang ikut-ikutan men-support. Dia klik kontak ym ane dan bilang kalo blog ini lain dari yang lain. Jujur dan fresh. Nggak lupa juga dia menambahkan kalo dia sangat menunggu tulisan terbaru ane. Duh, rasanya melayang deh dipuji seperti itu. Gw jadi terharu hiks hiks.
Tapi sebenarnya, gw udah lama ngga apdet blog lantaran udah ngga punya jaringan internet lagi di rumah hiakakakak. Gw baru aja pindah tempat tinggal dan resmi menghilangkan status 'anak kos'. Gw sekarang punya rumah kontrakan. Enak deh udah ngga jadi anak kos lagi. Ane bisa teriak-teriak sesuka hati. Nyanyi jam 2 malam. Bisa bolak-balik WC tanpa harus menunggu antrian.
Pokoknya, enyaaaak.....
Tapi ngga enaknya......Berhubung ane berusaha menekan biaya ngontrak rumah, so satu-satunya pilihan hanyalah lokasinya yang harus berada di ujung pedalaman. Notabene kalo dalam situasi tersebut berarti harus merelakan diri menjauh dari peradaban (baca: jaringan internet). Speedy aja sampe nyerah gyakakakakkaa. Satu-satunya pilihan hanyalah dengan cara pasang tower setinggi-tingginya biar dapat sinyal internet. Tapi, biayanya bikin hati mencelos.
Well.....berdoa sajalah. Semoga ada jalan hehehe.
Read More....
Senin, 11 Januari 2010
My type of guy

Lihat cowok di atas? Seperti itulah cowok tipe kesukaan gw. Tubuh tinggi semampai, kulit terang, hidung lancip dan kalau bisa berambut pirang, mata biru laut, bibir tipis merah delima. Ah, gw pasti langsung kleper-kleper deh ngelihat makhluk beginian hehe.
Tapi anehnya, gw juga sering langsung ilfil sama makhluk dewa di atas, begitu gw menemukan 'cacat' ataupun setelah gw sudah sangat dekat dengan mereka. Bener-bener ilang filing cepet banget dan gw juga ngga ngerti kenapa begitu.
Lantas sekarang, gw jatuh hati dengan seseorang yang sama sekali tidak memenuhi kriteria di atas. Malahan, dia itu tipe orang yang paling gw hindarin. Cih, cinta itu emang aneh ya?
Pernah dulu gw buat wish list tentang pasangan hidup yang gw inginkan. Gw tulis pengen pasangan hidup yang mirip bokap. Ngga tahu ya apakah hal ini berlaku untuk semua anak perempuan? Tapi gw pernah dengar kalau anak perempuan biasanya selalu mencari sisi ayahnya di diri tiap pasangannya. Gw akui bokap gw adalah orang yang sangat mengagumkan. Kalau kata Mamiku, dia adalah jenis pria yang sangat sulit ditemukan di antara pria kebanyakan dan itulah kenapa nyokap mau menikah dengan papa yang ngga punya apa-apa.
Pertama, papaku selalu mempunyai tujuan yang jelas dalam hidupnya. Nanti dia mau melakukan apa, harus bagaimana, lalu akan melakukan apa lagi setelah tujuan pertama selesai, dan seterusnya. Dia selalu menyiapkan tujuan yang lebih tinggi. Dan hebatnya lagi, dia selalu fokus dan nggak menyerah dalam meraih tujuannya. Bayangkan bagaimana kejamnya dunia hukum, di mana yang salah malah menjadi benar dan menguasai kekuasaan, terutama di zaman Suharto. Yang gw banggain, papaku ngga pernah tergoda dengan pihak lawan dan bahkan rela berada di pihak minoritas yang dikucilkan. Ya, kalian tahu sendirilah bagaimana sengsaranya kalau sudah seperti itu.
Diasingkan di bagian yang kering, dan tidak dianggap siapapun. But, in the end, dia berhasil melewati semuanya itu dan lihat di mana dia sekarang. Semua orang aja heran melihat papaku yang sekarang. Mereka pikir papaku nggak bisa dan nyatanya dia berhasil. Ya memang sih yang namanya rintangan ngga pernah usai dan masih banyak orang yang berusaha melengserkan posisi bokap.
Kedua, my dad is a good man. Bukan hanya sekedar orang yang baik, but he is a gentleman, and a family man. Dia selalu utamain keluarga di atas semuanya. Dia juga pria yang baik karena dia tahu apa yang seharusnya pria lakukan dan apa yang tidak seharusnya pria lakukan. Ngerti kan maksudku? Salah satunya dia ngga pernah memakai kekerasan di dalam rumah. Paling cuma nyokap aja yang mukulin kita hahaha. Tapi bukan berarti dia itu pria yang terlalu lembek. Beuh, dia itu sabuk hitam ilmu silat. Kabarnya dulu waktu masih muda, dia biasa melakukan atraksi mecahin genteng, bahkan makan kaca beling hahaha.
Bokap ane emang kedengarannya keren banget, tapi yang namanya manusia, mereka juga punya kekurangan. Gw dulu sempat sampe dendam kesumat ama bokap gara-gara kekurangannya itu. Dia tidak menyiksa gw secara fisik, tapi dia melakukan kekerasan secara mental. Ah, kalian pasti ngga bisa bayangin seberapa besarnya rasa benci gw sama bokap. Tapi, itu dulu. Kepahitan gw di masa lampau udah ditangani oleh orang-orang profesional maupun yang tidak. Orang profesionalnya pun tidak tanggung-tanggung. Kami langsung menghadap yang terbaik di negara ini hahaha. Bayarannya bisa untuk bayar DP mobil baru, tapi tetap saja tidak membawa perubahan signifikan.
Ah, ngga penting ngomong yang ini.
Gw kan lagi ngomongin tentang cowok.
Langsung aja deh ke intinya. Kalian tahu kan' kalo gw lagi jatuh cinta sama seseorang? Well, tebak. Orang itu mirip banget sama bokap gw, terutama di hal kekurangannya hahaha. Aneh banget yah. Aturan gw benci sama dia, tapi kok malah suka? Yah, begitulah cinta.
Misterius.
Tidak bisa dijelaskan oleh akal manusia.
Read More....
Jumat, 08 Januari 2010
I WAS madly in love

Baru aja beberapa bulan ini, atau jangan-jangan cuma dalam 2 bulan (lol) gw jatuh cinta sama seseorang. Sahabat-sahabat gw tahu siapa orang itu dan ngga sedikit dari mereka bereaksi sama, yaitu SHOCKED.
Tanya kenapa?
Pertama, gw adalah orang paling tidak ber-EMOSI yang pernah mereka kenal, yang tidak memiliki sedikitpun perasaan ataupun mengenal kata L-O-V-E yang selalu gw remehin keberadaannya. Yep, gw akuin gw sering ngetawain curhatan teman-teman yang sedang jatuh cinta. Gw juga sering memaparkan bahwa betapa irasionalnya (baca: bodoh), tidak beradabnya kronologis pemikiran mereka ketika chemistry cinta menyerang mereka.
So, nggak heran salah satu sahabat gw langsung teriak, "Mampus, kualat lo!" setelah gw cerita mengenai seorang pria yang membuat gw mabuk kepayang persis kayak lagu Maia dan Mey-chan 'Ingat Kamu'
Aku Mau Makan Kuingat Kamu
Aku Mau Tidur Juga Kuingat Kamu
Aku Mau Pergi Kuingat Kamu
Ooo Cinta Mengapa Semua Serba Kamu
Aku Sedang Bingung Kuingat Kamu
Aku Sedang Sedih Juga Ingat Kamu
Aku Sedang Bosan Kuingat Kamu
Ooo Cinta Inikah Bila Ku Jatuh
Jatuh Cinta ...
Sumprit deh ini yang pertama kalinya gw pengen bilang ke seluruh dunia kalau gw sedang jatuh cinta dengan seseorang. Gw pengen bilang ke semua orang yang gw kenal bagaimana orang itu membuat gw serasa melayang ke langit ketujuh-belas. Gw pengen cerita setiap menit kebersamaan gw bersama orang itu, setiap detak jantung gw yang serba cepat waktu gw lihat dia tersenyum, apalagi waktu ngomong sama dia. Apa bukan BEGO namanya kalo nengok ke arah dia aja gw kagak mau karena saking groginya? WKWKWKWKWK...
Apakah ini karena GW-NYA YANG GILA atau Cinta itu EMANG GILA?
Whatever it is, gw sih bertekad hanya mau menikmati sensasi perasaannya. Gw berusaha bersikap normal sebisa gw. Tidak berlebihan dan biasa-biasa aja. Tapi kalo gw pikir-pikir, apakah tidak ngobrol, tidak mempedulikan dia, ataupun menanggapi semua perkataannya dengan cengiran bodoh tanpa ngomong sepatah kata itu termasuk normal ya? wkwkwkwkkw.
HUWAAAAAAAA.....gw juga ngga tahu kenapa bisa kek gituh huhuhuhu *jedukin kepala ke tembok*.
It was such a GREAT FEELING. Setidaknya bisa memberikan embun segar di tengah-tengah segunung masalah yang gw punya sekarang...until... I saw some unpleasant signs. Gw tahu mungkin gw sendiri penyebabnya, atau emang sedari awal memang sudah begitu adanya, entahlah.... yang jelas sudah begitu banyak tanda kalau dia tidak punya perasaan yang sama kek gw, bahkan lebih parah dari itu. More and more each day it's getting south, but still I don't wanna let go my feeling.
Gw sama sekali ngga mau ngelepas perasaan indah yang seumur-umur belum pernah gw rasain sampe gw bertindak se-irasional ini. Gw mikirin dia terus, gw bersikap konyol di depan dia, dan banyak keanehan-keanehan lainnya yang belum pernah terjadi di hidup gw malah terjadi di depan dia. Gw ngga mau orang lain lagi selain dia.
That was I thought.
But those unpleasant signs was keep coming and hitting me on my face. Gw pikir, wah-gw ngga bisa terus-terusan begini. Gw udah punya banyak luka yang belum sembuh dan haruskah gw menambah luka baru lagi? So, gw tarik nafas dalam-dalam sambil dengerin lagu Michael Buble - Haven't Met You Yet.
I Might Have To Wait
I'll Never Give Up
I Guess It's Half Timing
And The Other Half's Luck
Wherever You Are
Whenever It's Right
You Come Out Of Nowhere And Into My Life
I JUST HAVEN'T MET YOU YET....
Mungkin bukan dia orangnya. Mungkin orang lain yang belum gw temui. Mungkin ada orang lain yang jauh-jauh lebih baik dari dia.
They Say All's Fair
And In Love And War
But I Won't Need To Fight It
We'll Get It Right
And We'll Be United
Aaaah, bagian ini yang menyadarkan gw. If he's the one, I won't need to fight it. Everything will just go right and we'll be united. Gw sedari awal jatuh cinta sama orang itu sudah memasang satu prinsip kalau gw ngga akan mengejar dia. If he's the one, he'll be the one who chase me and confess his feeling first. And let it be a sign from God that he's the one.
Then, in deep sigh, I whisper to the air.....
'I let You go....'
And I feel so relieve somehow ... but honestly...something inside my heart keep saying that he's coming for me. I dunno.... But I feel better now, after I let him go.
Read More....
Senin, 04 Januari 2010
Pengumuman.
Pasti deh banyak yang bingung kenapa gw nyaris ngga pernah update blog ini lagi. Hehe, sebenarnya ini rahasia sih, tapi gw punya blog baru yang alamatnya dirahasiakan. Alamat blog akuyanganeh.blogspot.com ini sudah banyak diketahui oleh orang-orang dunia RW (Real World) gw. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang sotoy yang malah meremehkan tentang pandangan gw, kehidupan gw, opini gw tentang berbagai hal. Dan mereka pun berani-beraninya men-judge gw dan menganalisis kehidupan pribadi gw, psikologis gw dan akhirnya menyudutkan gw.
Males bangetz!!!!
Emangnya tahu apa mereka tentang kehidupan gw? FYI, blog ini cuma wadah emosi gw semata, dan maafkan gw kalo gw ngga merinci detail yang sebenarnya sangat penting untuk membuat mereka mengerti. Dan tolong deh, jangan pikir gw itu sudah menceritakan 100% utuh semua kisah yang ada di blog ini. Ada detail-detail yang sengaja ngga gw ceritain. Dan anda sekalian SUDAH PASTI tidak tahu bagaimana kejadian sesungguhnya tanpa berbagai macam detail yang lebih kejam, lebih kasar, dan lebih menyakitkan dari yang gw tulis, JADI SAYA MINTA ANDA SEKALIAN JANGAN SOK MENGHAKIMI SAYA BERDASARKAN YANG SAYA TULIS DI SINI.
Memangnya gw jenis orang apaan yang membeberkan kejelekan orang lain 100% di sini? Ya emang benar gw kadang menjelekkan orang lain, tapi tetap aja gw menggambarkannya secara kabur kan' di sini?
Dan memangnya anda sekalian punya hak apa untuk menghakimi saya? Memangnya anda tahu bagaimana rasanya menjalani kehidupan seperti saya? Ngga usah sok berfilosofi. Lebih baik perbaiki dahulu moral anda sendiri.
Berdasarkan semua hal di atas, gw buat blog rahasia yang alamatnya hanya diketahui oleh sahabat-sahabat gw yang paling baik, paling bijaksana, dan paling ngertiin gw. Awalnya sih gw buat blog baru tersebut untuk curhat segala emosi gw yang lagi jatuh cinta setengah mati sama seseorang hahahaha. Duh, akhirnya gw jatuh cintrong juga hihihi. Tapi, lama-lama gw jadi ketagihan karena begitu banyaknya kemudahan dari blog baru gw untuk berbagi banyak hal.
Tapi, jangan khawatir. Gw akan terus update blog ini kok. Tapi tentu ngga akan se-personal seperti kemarin lagi. Karena gw capek dihakimi dan 'diserang' lagi. Kalo tau gini, gw ga bakal bilang-bilang identitas gw dah.....
Read More....
Sabtu, 26 Desember 2009
Blue Christmas
Kayaknya hampir sama dengan natal sebelumnya, gw selalu stres berat di momen ini. Dan sekarang, stres gw makin menjadi-jadi sampai gw ga bisa konsentrasi pada hal yang gw lakukan dan terutama gw selalu emosi, berpikiran negatif...ufgh.
Di tanggal 24 Desember ada perayaan natal di gereja. Gw sebagai anggota Choir harus menyanyikan kira-kira 10 lagu lebih. Kita pun latihan sebulan penuh untuk menyiapkannya. And guess what? Selama latihan, suara gw ngga keluar dan sama sekali ngga bisa nyampe nada tinggi. Yang ada malah nada sumbang dan berkali-kali gw disindir dengan sangat kasar sekali oleh seseorang yang lebih baik ngga gw sebutin siapa.
Dan dari satu orang, jadi berbuah menjadi beberapa orang dan menjadi sebagian besar (mungkin). Ditambah gw buat masalah (menurut mereka), mereka pikir gw sering mangkal latihan karena gw males, but the truth is gw BENERAN SAKIT. Gw sakit diare berminggu-minggu emangnya kemauan gw ya? Dan lagi soal suara. Mereka ngga tahu betapa beratnya berkonsentrasi ketika kepala, jiwa dan batin dibombardir luka mental yang mendalam. Jujur, gw ngomong pun malas rasanya waktu itu.
Gw ngerti sekarang kenapa singer gereja tidak diperbolehkan naik mimbar ketika hatinya sedang bermasalah.
But they seem only see the bad side from the surface. Beberapa orang sering membicarakan gw karena mereka pikir gw pantas menerimanya (sekali lagi, mungkin). Gw dengar apa yang mereka bilang. Gw paham apa yang mereka bicarakan. Dan gw memang pernah salah soal ini sampai gw emosi. Ya Tuhan gw malu sekali, but still....they won't understand.
Gw akhirnya berubah menjadi anak autis.
Gw biarin aja semuanya.
Dan sebelum tanggal 24, I pray to God from my heart that I've been so desperate that I wanna end my life but have no power to do that coa I know how stupid it is. I told God that I'm tired of living and I don't wanna live in such a mockery.
Kaboom....gw bisa nyanyi lagi di tanggal 24, walau yeah--ngga sempurna banget tapi gw bisa nyampe nada tinggi dan yeah gw bisa nyanyi lagi.
And the guy who was standing behind me told his friend.
Si orang norak yang.......*elus dada*........mungkin gw banyak salah ya sama dia sampai dia sering mencemooh gw. Well, then. I should ask for apology. Sekaligus menegur bahwa sangat menyakitkan apa yang dia katakan tentang gw.
But, thanks to the Lord. I can sing again. Gw melayani untuk Dia dan sudah seharusnya gw memberikan yang terbaik buat Dia.
Merry Christmas, all people!
Read More....
Senin, 21 Desember 2009
He's Just Not That Into You

Ceritanya dimulai dari seorang wanita karier bernama Gigi yang desperately butuh cowok banget. Sumpah gw ngeri sekaligus benci cewek ini....awalnya....hehehe. Soalnya cewek ini bener-bener psycho. Suatu hari dia minta ke temannya, Janine untuk dikenalkan dengan cowok bujangan. Janine pun akhirnya nyuruh Connor untuk kencan buta dengan Gigi. Seharusnya, setelah kencan pertama, si cewek akan memberikan nomor teleponnya agar si cowok bisa menghubunginya untuk kencan berikutnya.
Dan di sinilah kenapa gw bilang cewek itu PSYCHO mengerikan.
Gigi berhari-hari menunggu telepon dari Connor sambil meyakinkan dirinya sendiri kalau si cowok itu terlalu suka padanya sampai tidak menghubunginya sama sekali. Dia buat skenario fantasi ala 'Gigi', menyusun poin-poin pembicaraan di kencan pertama hanya untuk menegaskan kalau Connor memang benar-benar suka padanya.
Jeh, gelo.
Karena sudah terlalu lama, Gigi tak sabar mencari Connor di sebuah bar, tempat nongkrongnya yang biasa. Gigi bahkan juga bilang pada bartender bar kalau Gigi 'menunggu' teman kencannya dan ia akan melenggang ke hubungan yang lebih serius. Si bartender penasaran dan bertanya siapa nama cowok itu. Gigi mention his name and bartender itu langsung ngerti gelagat Gigi, karena Connor itu adalah roommate si bartender.
Dengan baik-baik si bartender mencoba mencerahkan pikiran Gigi tentang sisi cowok yang sebenarnya. Kalau cowok itu akan menelepon cewek yang disukainya setelah kencan pertama, and technically would do anything to impress the girl he likes. Gigi pun akhirnya menerima kenyataan dan berhenti menguntit Connor. Tapi parahnya, ia masih membabi buta dan mencecar err...memaksa cowok-cowok untuk sungguh-sungguh menelponnya.
Setiap hari, setiap detik, Gigi pun hanya duduk menunggu telpon yang tak kunjung bunyi juga.
Di sisi lain, Connor (yang dikuntit Gigi tadi) tergila-gila pada Anna (Scarlett Johansson), instruktur yoga yang 'H.O.T'. Big breasts, blond and sexy. Cowok mana yang gak bertekuk lutut di depannya? Tapi Anna cuma tertarik untuk bersenang-senang dengan Connor. Istilahnya cuma untuk 'teman tidur' aja. Sampai suatu hari si Anna lumer setengah mati pada pria beristri bernama Ben. Dia pakai segala cara untuk menggoda Ben yang awalnya sangat berkomitmen pada istrinya dan akhirnya berhasil menjadi mistress. Anna ngga berani minta macam-macam pada Ben, apalagi memintanya untuk menceraikan istrinya. Tapi satu hal yang dia yakinin kalau Ben juga jatuh cinta setengah mati sama dia.
Dan ternyata oh ternyata....si Ben adalah suami Janine, teman baik si Gigi.
Janine ini orangnya sangat disiplin dan keras. Sekali dia membuat peraturan, maka semua orang harus mematuhinya. Seperti rokok misalnya. Dia akan jauuuh lebih marah kalau suaminya merokok ketimbang ketahuan selingkuh. Mengerikan sekali. Rokok lebih penting daripada kesetiaan. HAHAHAHA. ANEH.
Di samping itu, ada teman Gigi + Janine, bernama Beth (Jennifer Aniston). Umur dia kayaknya sudah setengah baya, umur yang seharusnya sudah dikaruniai 2 atau 3 anak, tapi dia menikah saja belum. Keluarganya punya kesan selah-olah Beth 'cacat' dan itu yang buat dia gerah dan memaksa pacarnya untuk menikahinya. Pacarnya menolak dan mereka pun putus.
Lalu, ada Drew Barrymore yang berperan sebagai Mary, teman Anna si HOT babe tadi. Dia wanita karier sibuk yang berusaha mencari pasangan lewat situs online.
Bagaimanakah kelanjutan cerita mereka semua?
Lebih baik ditonton sendiri aja. Endingnya bagus sekali dan gw puas sama cerita film ini, terutama di bagian Gigi dan Alex si Bartender.
Gw kasih nilai 8 dari 10 untuk film ini. Worth to watch dan kita bisa tahu bagaimana isi otak cewek-cewek. Untuk cowok yang bingung sama isi otaknya cewek, anda bisa pelajari dari sini.
Worth to watch.
Read More....















