Kamis, 06 Mei 2010

Film Dokter

Kayaknya dari gw SMP udah suka banget sama film dokter-dokteran. *lirik postingan di bawah* (Duh, gaya bahasanya berubah lagi. Hahaha). Setahu gw, dulu film macam ini cuma ada satu judul doang, which is “E.R”. Sayang jam tayangnya hampir bersamaan sama jam operasi maling dan terpaksa gw ngga pernah nonton lengkap episode filmnya. Baru belakangan ini gw menemukan dua film yang menurut gw fenomenal banget, malah tiap episodenya menambah pengetahuan pula.

1.Grey’s Anatomy



Tokoh utamanya bernama belakang Grey yang dikenal sebagai pelopor ilmu kedokteran modern. Otomatis anak perempuan keluarga ini, Meredith merasakan beban sebagai penyandang nama Grey. Sebagai murid yang berjuang menjadi ahli bedah, dia hampir selalu diistimewakan oleh semua ahli bedah ternama hingga dibenci oleh teman-teman koleganya. Mungkin karena begitu banyaknya kegiatan yang menguras tenaga-sampai-mau-mati-rasanya, Meredith bisa berteman baik dengan salah satu musuh yang paling sirik ama dia, Christina Yang.

Banyak kasus-kasus bedah yang seru, misalnya seperti pasangan suami-istri yang tidak bisa mengeluarkan penisnya dari ‘itu’ istrinya setelah bersenggama, lalu ada operasi bedah kontroversial yang dilakukan pertama kalinya di dunia, ada perang antar-dokter yang berebutan organ tubuh (jantung, liver, dsb)—ah, banyak deh. Konflik di antara dokter juga nggak kalah serunya, walau agak terkesan fiktif sih, well—kalau dipikir-pikir sih bisa bener juga. Soalnya begini, di film ini ceritanya dokter-dokternya selalu terlibat asmara hanya sekitar orang-orang di rumah sakit melulu. Sebentar-sebantar mereka berhubungan seks di ‘On call room’ (ruang istirahat dokter ahli bedah), lalu putus dengan dokter A, besok jadiannya sama dokter B di rumah sakit yang sama. Tapi kalau dipikir-pikir, wajar juga sih mereka hanya punya kehidupan sosial berkitar rumah sakit mulu, soalnya mereka nggak punya waktu untuk sekadar pergi ke bar mencari pacar dan sebagainya, bahkan untuk keluarga pun nyaris tak pernah dipedulikan. Kalaupun mereka punya waktu, mereka gunakan untuk istirahat.

Kalau mau tahu betapa kasihannya kehidupan dokter ahli bedah, nonton aja film ini.


2.House



Kalau film ini bercerita tentang dr. Greggory House yang terkenal sebagai ahli diagnosis ternama di dunia. Gw aja baru tahu dari film ini kalau pendiagnosaan penyakit itu benar-benar hal yang super ribet dan ironisnya salah sedikit saja bisa berakibat fatal untuk pasien. Sebagai contoh ada pasien yang gejala penyakitnya sama persis dengan penyakit kanker, tapi ternyata dia hanya dijangkiti virus/bakteri yang bisa diobati dengan antibiotik sederhana saja. Tapi karena sudah terlanjur menjalani kemoterapi dan segala macam pengobatan kanker, akhirnya si pasien mati dalam hitungan hari. Ngeri nggak tuh?

Banyak juga pengetahuan seru, seperti ada kelainan saraf di mana seseorang tidak bisa merasakan sakit sama sekali walau kaki putus, perut sobek, kepala terbelah. Dokter House sendiri juga hal yang menarik untuk dianalisa haha. Masalahnya orang ini memiliki kepribadian yang rumit hingga ia memiliki satu prinsip universal yang berlaku untuk siapa saja, bahkan penyakit yang diderita pasien, yaitu “everybody lies”, semua orang berbohong, tanpa terkecuali. Begitu yang selalu dia ucapkan pada semua orang. Dan jelas, dia tidak pernah mempercayai semua orang, bahkan semua orang di sekitarnya mencapnya sebagai ‘the real jerks that ever lived on earth’. Semua orang membenci House, sekaligus mencintainya dengan cara yang aneh karena kelakuannya yang ajaib.


8 komentar:

  1. sama lho, aku juga film dokter2an,,
    tp anehnya ga bikin aku pengen jd dokter

    hahaha

    BalasHapus
  2. kalo grey's anatomy aku suka nonton, tapi kalo house belom pernah,
    ehehe..
    jadi penasaan pengen nntn..

    BalasHapus
  3. Pagi Neng Freya...

    Oia permintaan tukran Link di blog yang mana ya, kalau gak salah blog ini udah pernah tkran link sama saya... :)

    BalasHapus
  4. wah, gak pernah nonton nih. jadi gapfil.gaptek film deh.

    BalasHapus
  5. Hmmm... nggak pernah nonton semuanya. Alasan 1. Tidak mengikuti dari awal 2. Tidak tahu waktu mainnya kapan
    3. Sibuk SYUTING!

    BalasHapus
  6. i like house and his diagnostic way..that's beautiful...

    BalasHapus
  7. aku juga suka film dokter2an! :D
    kmrn ini nonton serial Jepang ttg tim dokter bedah jantung judulnya Team Medical Dragon. Itu seru juga tuh..

    BalasHapus

Tuliskan kesan dan pesan anda. I only receive spam from friends only, please. Thank you.