Kamis, 09 Juli 2009

I learn....

Belakangan mata gw seolah dibuka oleh buku yang baru gw beli.

Segala sesuatu tentang gw udah ditentukan oleh Tuhan, jauh sebelum gw lahir. Baik itu warna kulit gw, jenis rambut gw, suku, ras, agama, sifat, latar belakang keluarga, bentuk mata gw, alis, hidung, penyakit yang gw derita dari gw kecil sampai besar. Semuanya dirancang secara mendetail sama Dia.

Selama ini banyak hal yang buat gw bertanya-tanya, “KENAPA GW, LORD?” Pertanyaan ini juga diajukan sama kedua orangtua gw karena diri gw yang tidak sempurna ini. Aral rintangan dan cobaan benar-benar mengikis mental kita semua sampai setengah gila, bahkan hampir melumpuhkan akal sehat gw sendiri sepenuhnya. Gw gak abisnya-abisnya berpikir. Di antara milyaran juta manusia di seluruh dunia, tapi kenapa harus GW?

I should just die, Lord.


So many times in the past I thought that way. Tapi, gw enggan melakukannya. Alasannya bisa dibilang sangat bodoh. Tau ngga kenapa? Gw cuma ngga berani menorehkan pisau dalam-dalam di urat nadi gw. Bukan berarti gw takut merasa sakit. Justru gw suka merasa sakit. I enjoy the pain so much on my body. Wuoooh, I love the feeling when I hurt myself and pour an alcohol on it. Buat gw, itu menyenangkan. Thrilling.

Gw ngerasa hidup gw ga guna, ga ada artinya. Kalaupun gw mati, emangnya gw bisa bawa perubahan apa sama dunia? Toh pemilihan Presiden akan tetap berlangsung tanpa gw. Komik Naruto akan tetap diterbitkan tiap bulan, dan jalan-jalanan Jakarta akan tetap macet walau ngga ada gw.

Proses demi proses gw jalanin. Sakit banget. Kayak tukang besi yang hendak membuat hasil karyanya. Besinya dipukul-pukul pake palu besar, trus dimasukin bara api ribuan celsius derajat, lalu dipukul-pukulin lagi sampai bentuknya sempurna.

Akhirnya, gw belajar.

Kalau Bapa tidak pernah lelah bekerja. Semakin Dia sayang sama gw, gw akan semakin ‘dipukul’. Dia hanya ingin makhluk ciptaan-Nya semakin sempurna, walau terkadang caranya sangat ekstrem. Tapi, itulah rencana Dia.

Gw juga belajar menerima diri gw, terutama menerima hal-hal yang ada di dalam tubuh gw. Inilah gw, baik dan buruknya gw sudah diatur Tuhan. Gw emang belum menjadi sempurna, tapi selama jantung gw berdetak, gw akan selalu ‘dipukul’. Berbagai badai besar akan menghadang kembali dan juga bara api yang membakar gw.

Tapi, Dia yang ada di atas sana, mengijinkan semua itu terjadi di hidup kita agar kita semakin berpegang padaNya. Mengandalkan Dia di setiap situasi dan kondisi.

Karena setiap rencana Tuhan selalu indah pada akhirnya. Membawa damai sejahtera hingga kekekalan menjemput kita.

Sebab Dia yang pada dasarnya, memegang teguh kehidupan kita.

10 komentar:

  1. Hi…

    Ada info penting banget nih.. Tahun ini Jawaban.Com kembali mengadakan event gede-gedean untuk Para Bloger Kristen, yaitu Christian Indonesian Blogger Festival 2009 (CIBfest 2009). CIBfest kali ini bertema "Menjadi Jawaban Melalui Kreativitas Yang Berdampak". Ada hadiah berupa uang tunai Rp. 15 Juta Rupiah untuk 3 orang pemenang.Pastikan kamu ikutan juga Writing Competitionnya, siapa tahu hasil tulisan kamu terpilih untuk dibukukan! Yupz, Jawaban.Com bekerjasama dengan PT. Elex Media Komputindo akan menerbitkan buku kumpulan karya finalis CIBfest. Kamu ingin ikut terlibat dalam event ini? Caranya gampang dan Gratis!!! Ayo buruan daftar!! Pendaftaran terakhir tgl 30 Agustus 2009 loh.. Jadi log on langsung ke www.cibfest.jawaban.com


    Di tunggu yaaa….. God Bless…

    BalasHapus
  2. Memang, kita sering menuntut orang lain untuk memenuhi permintaan kita walaw kita sadar kalo orang itu berada dalam posisi yg kurang dari kita(kewajiban'y lebih besar).

    Malahan kita sering nyeletuk: "kalo kamu udah berubah, baru saya akan berubah" Halaaah...-_-"

    kita bisa memberi tanpa mengasihi,tetapi kita tidak mungkin bisa mengasihi tanpa memberi.

    jadi, sering2lah memberi...mg2 tonjokan2'y pun berkurang^^

    BalasHapus
  3. jah nes, lu kok jadi melow gini sih, sabarrrr

    BalasHapus
  4. baguuss.... artinya dah mulai pinter si inez nih.. hohohoho...

    BalasHapus
  5. Wah, kok mulai bener sih Nez, jadi temen buat di ajak gila2-an siapa donk :D

    yeps, nikmati yang kamu punya, pasti kamu tidak akan menyesal Jadi manusia. Jangan sampai pake pisau deh , ngeri :D

    BalasHapus
  6. Untung deh nes, elo nggak jadi melanjutkan kebodohan lo dalam bunuh diri...
    Wuakakak... kan kalo lo bunuh diri, cerita 2 lucu lo gak ada sambungannya.... hehehe

    BalasHapus
  7. bener sob,
    gue jadi peneg nbelajar setelah baca postingan lu.
    heheh :D

    ajib post nya sob!
    UUUOOOHHH!!!!

    BalasHapus
  8. Bunuh diri..??untuk apa..??
    Hidup hanya sekali, itupun titipan Tuhan, tak berhak kita tuk mengakhiri.....

    BalasHapus

Tuliskan kesan dan pesan anda. I only receive spam from friends only, please. Thank you.